Roussef Mengelak Lakukan Ressufle Kabinet untuk Atasi Protes

Foto: LatinPost

Sao Paulo, Sayangi.com – Presiden Brazil, Dilma Rousseff tegas membantah dirinya sedang memiliki rencana menggoyang kabinetnya menanggapi protes terbesar negara itu dalam 20 tahun terakhir pada hari Sabtu (6/7).

Dalam sebuah pernyataan tertulis, dia menelepon perubahan menteri atau ressufle kabbinet tidak bisa hanya berdasarkan spekulasi. Ia juga menegaskan rencana yang dirumuskan bersama gubernur negara dan walikota setempat untuk mengatasi masalah yang diangkat bulan lalu di kota-kota di seluruh puncak perekonomian terbesar di Amerika Latin.

Lebih dari 1 juta orang turun ke jalan pada puncak demonstrasi, yang dipicu oleh rasa frustrasi dengan kesehatan menyedihkan, pendidikan dan pelayanan angkutan umum yang tidak memadai, biaya hidup yang tinggi, dan kemarahan akan sikap pemerintah Brazil yang menghabiskan uang senilai $ 14 milyar untuk menjadi tuan rumah 2014 Piala dunia.

Sebagai tanggapan, Rousseff, seorang kiri pragmatis yang pernah dipenjara karena berkonspirasi melawan kediktatoran militer Brazil, menyusun proposal untuk memperluas pelayanan publik sambil memastikan tanggung jawab fiskal, menindak korupsi dan mengadakan pemungutan suara nasional yang tidak mengikat, atau plebisit, untuk melihat apa perubahan yang diinginkan oleh masyarakat Brazil.

Tapi banyak yang meragukan dia bisa melakukan survey peblisit sebelum pemilihan presiden tahun depan. Survei terbaru yang dilakukan oleh ahli jajak pendapat Datafolha menunjukkan peringkat persetujuannya yang turun sebanyak 27 poin dalam tiga minggu. Ini menjadi tanda bahwa gelombang ketidakpuasan ternyata menimbulkan ancaman serius bagi upaya pemilihan dirinya kembali dan segala kemungkinannya.

Seorang juru bicara presiden mengatakan kepada Reuters pada 25 Juni bahwa Rousseff akan hadir bersama Menteri Keuangan Guido Mantega, yang telah berada di kantor selama lebih dari tujuh tahun, menyangkal rumor bahwa dia akan melakukan ressufle setelah musim gugur pasca protes. (FIT/Reuters)