Menelusuri Pusat Religius Angkor Thom

Foto: Sayangi.com/Tri Harningsih

Kamboja, Sayangi.com – Masih seputar kemegahan dan eksotika Angkor Wat, kali ini kita akan mulai menjelajahi candi seribu wajah Angkor Wat. Dari sekian banyaknya candi di komplek Angkor, ada 3 candi utama yang tak boleh dilewati dalam kunjungan Anda. Diantaranya ada candi Bayon atau Angkor Thom dan candi Ta Prohm. Dari Angkor Wat, Bayon atau Angkor Thom cukup dekat. Jalan terusan yang menghubungkan ke Bayon sangat eksotis dengan arca-arca tunggal yang cukup besar.

Bayon sendiri terkenal sebagai Kuil Wajah, sekilas konstruksinya memang mirip candi Prambanan. Namun yang unik di kuil utamanya terdapat Arca Wajah Dewa Siwa dan Lokeswara yang menghadap ke seluruh arah mata angin, dengan jumlah yang sangat banyak.

Ukuran 400.000 km persegi bukan luas yang singkat untuk komplek candi Angkor bisa dijelajahi dalam sehari. Paling tidak butuh waktu 4 hari hingga seminggu untuk secara tuntas menyibak lorong-lorong kemegahannya.

Harga tiket pun sudah diprogram sesuai kesanggupan waktu Anda menuntaskan penasaran. Yaitu 20 dolar untuk satu hari kunjungan, 40 dolar untuk tiga hari, dan 60 dolar untuk satu minggu. Menjelajahinya pun tak cukup dengan berjalan kaki, kebanyakan pengunjung menyewa sepeda atau berkeliling naik tuk-tuk..

Sewaktu zaman Kerajaan Khmer diperintah oleh kaisar Jayavarman VII, Bayon difungsikan sebagai ibu kota kerajaan Khmer. Bayon memiliki nama asli Angkor Thom, yang artinya The Great City. Dalam sejarah Khmer, Bayon adalah ibu kota kerajaan yang terakhir sebelum kekuasaan Khmer digulingkan. Bukan hanya sebagai pusat kerajaan, Angkor Thom dulunya difungsikan sebagai pusat keagamaan dan wilayah administrasi. Bayon melampirkan dinding laterit sepanjang 8 km persegi, dikelilingi parit seluas 100 meter. Akses gerbangnya tercatat ada di setiap titik kardinal bangunan tersebut.

Setidaknya ada lima pintu masuk, dengan gerbang Kemenangan di sebelah timur sebagai gerbang utama. Disinyalir populasi di kerajaan ini dulu melebihi satu juta jiwa, lebih besar daripada populasi penduduk Eropa pada masa itu. Di dalam lingkup Angkor Thom, terdapat pusat kehidupan kerajaan masa itu, istana raja, berikut dengan para menteri-menterinya juga bertempat tinggal di dalam komplek yang sama. Di sini kelihaian Anda mengambil angle foto wajah-wajah suci tersebut diuji, jika biasanya hanya bisa mengambil empat hingga lima wajah, kini enam wajah kami abadikan dalam satu kali jepretan lansekap. (FIT)