Kejutan Dinar Berakhir Dengan Juara

Foto: Antara

Surabaya, Sayangi.com – Pebulu tangkis nonunggulan Dinar Dyah Ayustine melanjutkan kejutannya di turnamen “Prim-a Indonesia International Challenge 2013” di Surabaya, Minggu, dengan merebut gelar juara tunggal putri.

Pada pertandingan final di GOR Sudirman Surabaya, Dinar Ayustine menumbangkan pemain asal Bulgaria, Stefani Stoeva, dalam tiga game dengan skor 13-21, 21-15, 21-12.

Gelar ini menjadi prestasi pertamanya di ajang internasional sekaligus tingkat nasional, setelah naik ke jenjang kelompok dewasa.

Bahkan, perjalanan Dinar Ayustine merebut gelar Indonesia Challenge tergolong berat, karena mengalahkan pemain-pemain unggulan sejak babak awal, seperti Renna Suwarno (unggulan ke-7), Febby Angguni (1), dan Maziyyah Nadhir (5).

“Saya sejak awal tidak pasang target sehingga bisa bermain tanpa beban. Final hari ini lebih berat dibanding laga sebelumnya, karena lawannya ulet dan punya pukulan smes bagus,” kata Dinar Ayustine usai pertandingan.

Di game pertama, Stoeva mendominasi permainan dengan smes menyilang dan pukulan pendek depan net yang mematikan. Dinar Ayustine beberapa kali terkecoh dan tertinggal jauh dalam pengumpulan angka.

Akan tetapi, perubahan pola permainan yang diterapkan Dinar Ayustine dengan bermain reli-reli panjang, mulai membuahkan hasil. Stoeva kesulitan mengimbangi dan tidak bisa menyerang dengan mudah.

Dinar Ayustine makin percaya diri memasuki game ketiga. Strateginya memainkan bola panjang ke belakang dan sesekali diakhiri dengan pukulan “drop shot”, banyak membuahkan angka hingga akhirnya menang 21-12.

“Game kedua dan ketiga, saya agak memperlambat tempo permainan, karena lawan punya keunggulan bermain cepat,” kata Dinar yang berhak mengantongi hadiah 1.500 dolar AS sebagai juara.

Sementara itu, dari partai ganda putra, pasangan Praveen Jordan/Didit Juang merebut gelar juara setelah menang atas wakil Pelatnas, Hardianto/Agripinna Prima Rahmanto dengan skor 17-21, 21-16, 23-21.

Sedangkan di ganda campuran, unggulan ke-4 Ardiansyah/Devi Tika Permatasari menjadi yang terbaik usai menumbangkan pasangan Yodhi Satrio/Ni Ketut Mahadewi Istirani 19-21, 21-18, 21-19.

Hingga berita ini diturunkan, masih berlangsung pertandingan final tunggal putra dan dilanjutkan partai terakhir nomor ganda putri.