Revisi UU Pilpres Mau Disahkan, Hanura: Jangan Kedepankan Ego

Foto: Sarifsarifuddin.com

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sarifuddin Sudding meminta anggotanya yang berada di Badan legislasi (Baleg) DPR RI untuk mengawal kelanjutan revisi atas Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Saya sudah minta anggota saya di Baleg agar dikawal agar adanya perubahan tidak hanya PT (presidential threshold) tetapi juga agar presiden yang memimpin bangsa ini agar melepaskan jabatannya di partai, ini kan tidak optimal,” kata Sudding di Kompleks Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

Kawalan anggota DPR dari Fraksi Hanura yang berada di Baleg, menurut Suding tidak hanya terkait presidential threshold (PT) sebagai ambang batas pengajuan calon presiden, tapi juga bagaimana ada revisi pasal 6a Undang-Undang Dasar yang belum mengatur presidential threshold tersebut.

“Jadi tidak hanya melihat PT. Karena di konstitusi kita pasal 6a tidak diatur PT. Saya sih berharap ini jangan mengedepankan ego, lalu tirani dalam pengambilan keputusan tetapi mengedepankan kedudukan bangsa kita ke depan, karena akan banyak calon akan semakin baik, dan membuka ruang kepada publik untuk menilai,” katanya. (HST)