Hati-hati Modus Baru Penyebaran HIV

Foto: Antara

Inggris, Sayangi.com – Berhati-hatilah. Kini ada trend baru dimana orang – orang secara diam-diam menyebarkan virus HIV. Sebelumnya para ahli juga sudah memperingati tentang hal itu. Praktek aneh dan menyeramkan ini, berawal di Amerika Serikat, dimana ada keinginan dari seseorang untuk mendapatkan sensasi seksual yang menakjubkan dengan mengambil resiko yang tinggi. Menurut pendapat dari seseorang yang terjangkit oleh virus tersebut, ratusan orang dari Inggris memperkenalkan diri mereka didalam forum–forum online, group–group Facebook dan juga Twitter.

Banyak dari para pria tersebut bertemu dan akhirnya berhubungan, virus tersebut dikenal sebagai virus yang dapat menyerang kemampuan sistem imun di tubuh untuk melawan penyakit. Beberapa Bug Chaser (orang – orang yang sudah tertular) biasanya mengklaim bahwa virus HIV memberi mereka kualitas kehidupan yang lebih baik dikarenakan pengobatan secara teratur yang harus mereka lakukan.

Menurut kisah dari seseorang (Nick, yang merupakan nama samaran) yang terjangkit virus HIV, ratusan orang di Inggris berkumpul dalam forum online, Facebook dan Twitter. Nick (30), seorang admin dari Midlands mengatakan , “Saya merasa sehat dan penuh energi juga merasa lebih sehat dari hasil pengobatan rutin yang dilakukan. Saya harus melakukan test terhadap liver saya setiap 3 bulan sekali, tes rutin kolestrol saya dan saya mendapatkan tes kesehatan umum secara penuh, jadi apabila ada kondisi yang kurang bagus, saya akan mengetahuinya secara langsung”.

Tahun lalu, sebanyak 73,659 orang di Inggris tertular virus HIV, 43 persen dari mereka adalah gay atau pecinta sesama jenis atau laki–laki dengan kelainan biseksual. Naik sampai 58 persen lebih dari 10 tahun terakhir. Pada tahun 2012, NHS menghabiskan 840 juta dollar pada pengobatan HIV dan rata – rata 10.000 dollar per pasien.

Menurut Simon Prytherch dari Yayasan Elton Jhon Foundation mengatakan bahwa praktek ini sangat menakutkan dan memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. “ apa yang kita lihat meningkat sebenarnya adalah kasus kegagalan dari pengobatan dan tingkat kematian yang meningkat secara cepat”. Bug Chasing masih sangat baru di Inggris dan sangat tidak mungkin untuk mengetahui berapa banyak yang terlibat. Di Amerika sendiri dimana fenomena tersebut pertama kali ditemukan pada tahun 1999. Penelitian menunjukkan sebuah penyelidikan oleh majalah Rolling Stone tahun 2003 mengklaim bahwa seperempat dari semua pasien yang terjangkit HIV di Amerika didapat dari Bug chasing. Penggunakan pengaman atau kondom dengan lebih dari 1000 laki – laki, termasuk didalamnya diketahui telah tertular virus HIV.

Disaat pertama kali Nick tertular virus HIV, dia menuliskan status dalam Facebooknya : “ terbukti positif pada 21 September dan saya sangat senang sekali! Sangat menyenangkan. Saya tidak menyesal melakukan sex dan menjadi HIV positif, sejak didiagnosis terkena virus HIV, Nick mengatakan bahwa ia telah berhubungan dengan 20 laki–laki tanpa menggunakan kondom.(Mirror)