Mabes Polri Bantah Kompol AD Mencuri Karena “Tugas”

Foto: nydailynews.com

Jakarta, Sayangi.com – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) memastikan, perbuatan Kompol AD, sang pencuri dokumen di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak ada kaitannya dengan tugas yang bersangkutan di Direktorat Kriminal Khusus, Bareskrim Polri.

Hal itu diutarakan Kepala Bagian Produksi dan Dokumen (Kabag Prodok) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Hilman Thayib, di Mabes Polri, Senin (8/7). Hilman menambahkan, perbuatan AD mencuri dokumen di ruang staf Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Inspektur Jenderal Benny Mamoto, pada Kamis (4/7) itu atas inisiatif sendiri.

“Alasannya kesal karena persoalan gajinya,” ungkap Hilman. Hilman menerangkan, AD belum aktif sebagai penyidik Dirkrimsus Bareskrim. Belum ada kaitannya dengan kasus laporan dari seorang pengusaha bernama Helena terhadap Benny Mamoto. “Dokumen tersebut masih didalami. Tapi itu tidak ada kaitannya dengan laporan Helena terhadap Benny Mamoto,” terangnya.

Soal laporan Helena terhadap Benny Mamoto, Hilman menerangkan, laporan tersebut sudah diterima penyidik Bareskrim. Dan sekarang ini proses penyelidikan masih berjalan. “Kita lihat unsurnya, apakah kasus laporan Helena masuk dalam sipil atau ada pidananya. Semua tergantung pemeriksaan Dirkrimsus Bareskrim Polri,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang wanita bernama Helena melaporkan Benny Mamoto atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan karena memblokir rekening perusahaan Helena, PT. SMC. Perusahaan Helena ini mengurusi tukar nilai mata uang. Dugaan tindakan AD mencuri dokumen di kantor Benny karena terkait kasus Helena bukan tanpa alasan. Apalagi AD dan Helena dikenal cukup dekat. (MSR)