Gubernur Sumsel Minta Kepres ISG

Foto: Antara

Palembang, Sayangi.com – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin minta kepada pemerintah pusat agar segera menerbitkan Keputusan Presiden tentang penunjukan provinsi itu sebagai tuan rumah lslamic Solidarity Games yang dijadwalkan pada 22 September hingga 1 Oktober 2013.

Kepres sebagai dasar pelaksanaan tugas dalam menyukseskan pesta olahraga bagi kalangan negara Islam tersebut, kata gubernur kepada wartawan usai rapat persiapan ISG bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo dan pengurus KONI Pusat serta PB cabang olahraga di Palemabang, Senin.

Pihaknya siap menjadi tuan rumah ISG, namun kepres-nya harus secepat mungkin diterbitkan atau diterima.

Hal itu karena waktu pelaksanaan pesta olahraga bagi kalangan negara Islam tersebut cukup singkat, hanya sekitar dua bulan lagi.

“Jadi waktu yang cukup singkat itu akan kami gunakan untuk pembenahan fasilitas pendukung dalam penyelenggaraan pesta olahraga yang akan diikuti 25 negara Islam tersebut,” ujarnya.

Apalagi negara Islam yang akan mengikuti pesta olahraga internasional tersebut kalangan elite sehingga fasilitas yang disiapkan harus lebih lengkap.

Bahkan, umumnya, mereka menginginkan fasilitas tersendiri termasuk tempat menginap yang sudah standar internasional.

Sehubungan itu semua fasilitas tersebut harus disiapkan sehingga pelaksanaan pesta olahraga internasional tersebut berlangsung sukses.

Ketua KOI Rita Subowo mengatakan, ditetapkannya Sumsel sebagai tuan rumah ISG pada awal Juli lalu perlu persiapan matang.

Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah ISG karena daerah ini lebih siap dari provinsi lain sebab telah sukses menjadi tuan rumah SEA Games.

Memang, olahraga yang dipertandingkan pada ISG hanya 14 cabang, namun kualitasnya internasional karena akan diikuti lebih dari 25 negara Islam.

Sementara Deputy Kementerian Pemuda dan Olahraga Djoko P mengatakan, mengenai Kepres pihaknya segera melaporan ke pihak terkait supaya dapat diterbitkan secepatnya.

Yang jelas kepres tersebut secepatnya keluar sehingga Sumsel benar-benar resmi menjadi tuan rumah. (RH/ANT)