Alm. Amir Husin Daulay Berniat Bangun Pesantren

Foto : sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Menjelang akhir hayatnya, almarhum Amir Husin Daulay berniat mewakafkan rumah bambunya menjadi Pesantren Al Ikhlas. Sebagai cikal bakal pesantren, sekitar dua bulan menjelang akhir hayatnya, almarhum membuka Taman Pendidikan Al Quran (TPA) yang diikuti oleh 25 anak asuh yang berasal dari perkampungan sekitar rumahnya.

Hal itu terungkap dalam acara Tahlil dan Mengunduh Warisan Gagasan Amir Husin Daulay dan Mengenang 1 Tahun Moeslim Abdurahman, di Sekretariat Indemo, Jl Lautze 62C, Jakarta, Senin (8/7).

Memang, kepada teman-teman dekatnya, antara lain Ruswandi, Endi Martono, Imron Zen Rollas dan Marlin Dinamikanto, almarhum bercita-cita, bila dirinya sudah tidak ada, selain minta dikuburkan di dekat rumahnya, Almarhum berniat mewakafkan rumah bambunya untuk Pondok Pesantren yang diberinya nama Al Ikhlas.

Kini, 25 anak sudah menjadi murid di cikal bakal Pondok Pesantren seluas 400 meter persegi itu. Sedangkan istrinya Ida dan Oding yang bersama keluarganya mengurus Rumah Bambu akan tinggal di sekitar pesantren. Ada sebidang tanah seluas 700 meter yang hendak dijual. “Saya bantu 100 meter,” ucap Hariman dalam perbincangan informal seusai acara itu. (Mardikanto)