Walikota Singkawang Dilaporkan Istrinya ke Bareskrim Polri

sumber : nikodemusyudhosulistyo.wordpress.com

Jakarta, Sayangi.com – Walikota Singkawang, H. Awang Ishak dilaporkan istrinya, Hj. Yutina (54), ke Bareskrim Mabes Polri atas tuduhan tindak kekerasan dalam rumah tangga dan perzinahan, pada Senin (8/7). Surat tersebut tercatat dengan nomor laporan LP/592/VII/2013/Bareskrim.

Menurut Yutina, meski tidak menerima kekerasan fisik, namun secara psikis dirinya kerap kali tidak dinafkahi lahir dan batin.

Yutina menjelaskan bentuk kekerasan psikis yang menimpa dirinya yang juga termasuk posisi ketua Pendidikan Keterampilan Keluarga (PKK) yang jatuh pada istri walikota Singkawang.

“Secara kenegaraan struktur walikota itu sudah benar-benar salah. Hilangnya tanggungjawab suami selama 7 bulan semenjak dilantik. Saya tidak lagi mendapat perlakuan dan fasilitas layaknya istri Walikota,” kata Yutina kepada wartawan, Senin (8/7) malam.

Terlebih, kata Yutina, kekhawatiran yang terus dirasakannya karena namanya turut tercatut dalam formulir persyaratan Calon Walikota yang dikirimkan KPUD Kota Singkawang dan laporan daftar kekayaan di KPK. Dianya mengaku telah mengalami struk ringan dan hilang kepercayaan karena masalah tersebut yang menimpanya.

“Saya diremehkan. Saya tidak tahu mengenai didaftarkan. Kalau terjadi sesuatu terkait dengan laporan (KPK) itu bagaimana?”

Yutina berjanji akan melaporkan dan memberitahuan penggunaan namanya tersebut ke KPK pada Selasa (9/7) besok. Ia akan mendatangi KPK bersama Ketua Partai Golongan Karya Kota Singkawng, Dedi Mulyadi, dengan tujuan bahwa agar KPK tahu tidak adanya keterlibatan dia dengan Awang sebagai Walikota.

Akibat dari perbuatannya ini, Awang Ishak akan diancam pasal 45 ayat (1) Undang-undang nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam rumah tangga dan Pasal 284 KUHP. (Yan Zavin)