Biadab.. Sudah Paksa Istri Jadi PSK, Disiksa Pula

Jakarta, Sayangi.com – Petugas SatReskrim Polres Jakarta Utara menangkap pelaku penganiayaan terhadap istrinya sendiri di sebuah tempat hiburan di lokasi prostitusi liar di tempat yang biasa dikenal dengan nama Pela-Pela, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (9/7) dini hari.

Pasalnya, pelaku berinisial WAJ (35) sekitar pukul 00.05 WIB tiba-tiba mendatangi lokasi tempat istrinya bekerja sebagai PSK di Pela-Pela dan langsung melukai wajah istrinya sendiri dengan menggunakan pisau silet hingga 22 jahitan.

Kejadian penyiksaan sadis itu oleh korban langsung dilaporkan ke Polres Jakarta Utara, ke bagian sentra pelayanan kepolisian (SPK), sekitar pukul 02.00 dini hari. Korban bernama Yan (30 tahun) datang bersama anaknya berusia 6 tahun.

“Korban yang berada di lokasi liar Pela-Pela Tanjung Priok itu, tiba-tiba didatangi tersangka dan langsung mengiris wajah istrinya menggunakan pisau silet,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi, kepada wartawan, Selasa (9/7).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada saat kejadian lokasi Pela-Pela sempat menjadi heboh. Korban yang kondisi wajahnya berlumuran darah, akhirnya dibantu temannya, Yuni, Sri, dan Basuni langsung dibawa ke RS Sukmul Tanjung Priok.

Yan (30), istri pelaku, mengaku sudah sering disiksa suaminya. Yan selalu dipaksa suaminya sendiri untuk menjadi Pekerja Sex Komersial (PSK) sejak 2 tahun silam, apabila dirinya tidak mau, maka tak pelak suaminya dengan tega memukuli, bahkan sampainya menyiksanya.

“Tersangka kita tangkap, tak jauh dari lokasi. Dan kini masih menjalani pemeriksaan. Selama di lokasi prostitusi, hasil yang didapat korban diambil paksa suaminya,” tuturnya.

Akibat dari perbuatannya tersangka dijerat Pasal 44 No. 13 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam rumah tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (HST)