Bersiaplah Tersengat Indahnya Ubur-Ubur Pulau Kakaban

Foto: Sayangi.com/Tri Harningsih

Pulau Kakaban, Sayangi.com – Pernah berenang di laut dan tersengat ubur-ubur? Tersengat ubur-ubur tentu bisa membuatmu trauma untuk bermain di laut dan menikmati keindahan biotanya. Tapi, lain cerita jika kamu datang ke pulau yang satu ini. Kamu akan dibuat tersengat keindahan ubur-ubur, gemas menyentuhnya bahkan digelitik oleh kehadirannya yang berjumlah ribuan.

Menjelajahlah dengan motor boat ke Pulau Kakaban. Disini biota laut paling unik sedunia itu berada. Konon hanya ada di perairan Filipina dan Indonesia. Pulau Kakaban terletak di selatan Pulau Derawan – Kalimantan. Kurang lebih satu jam perjalanan, sebuah dermaga sepanjang 600 meter siap mengantar kamu ke hamparan pasir putihnya. Di tepian dermaganya terdapat spot-spot menyelam, menjelajahi ikan dan terumbu karang cantik.

Rupanya bukan hanya ikan dan terumbu karang yang menjadi primadona Pulau Kakaban. Susuri saja rimbunnya hutan tersebut dengan puluhan anak tangga dan jalan setapak kayu yang tersedia. Dipenghujungnya kamu akan temui lansekap danau cantik berwarna emerald. Danau tersebut merupakan danau prasejarah, konon terbentuk dari atol-atol yang terangkat sejak jutaan tahun silam. Luasnya mencapai 390 ha, dibentengi rerimbunan hutan. Danau ini menjadi danau air asin ditengah-tengah Pulau Kakaban.

Sebab proses atol-atol yang terangkat tersebut, kemudian banyak spesies biota laut yang berevolusi dan berkembang biak di kawasan ini. Salah satunya adalah si ubur-ubur tanpa sengat yang satu ini. Tak pelak, danau ini menjadi istana bagi binatang unik tersebut.

Setidaknya, ada 4 spesies ubur-ubur tanpa sengat menghuni danau air asin ini. Diantaranya ada jenis Aurelia aurita berbentuk seperti piring transparan. Adapula si Mastigias Papua yang banyak terlihat di danau. Sedangkan Cassiopeia ornata yang banyak terdapat didasar danau dengan posisi terbalik. Tentakel jenis Cassiopeia ornata biasanya menghadap arah matahari, konon berguna sebagai media berfotosintesis bagi alga simbiotik di dalam tentakelnya. Lainnya ada Tripeaulia cystaphore, ubur-ubur tanpa sengat jenis ini konon sulit ditemukan karena ukurannya yang relatif lebih kecil dari spesies ubur-ubur tanpa sengat lainnya.

Kamu bebas menyentuhnya, tanpa takut tersengat gatal atau perih. Namun peganglah dengan hati-hati dan jangan menggenggam atau menariknya terlalu keras karena tubuhnya sangat mudah terlerai. Dan seperti ikan, air adalah sumber kehidupan baginya. Berenang bersamanya sungguh akan membuat kamu lupa waktu. Dan hey, jangan lupa mengabadikan momen indah bersama si ubur-ubur dengan kamera underwater kamu. (FIT)