Demokrat Ogah UU Pilpres Direvisi

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Nurhayati Ali Assegaf mengatakan bahwa tidak perlu ada perubahan atas Undang-undang Pemilihan Presiden (UU Pilpres) terkait presidential threshold (PT) atau syarat pengajuan calon presiden dan calon wakil presiden. Sebab, kata dia, UU Pilpres masih relevan untuk diberlakukan pada Pilpres 2014 mendatang.

“Kami ingin gunakan undang-undang yang lama. Jadi Undang-Undang Pilpres belum perlu direvisi,” kata Nurhayati di Kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (9/7).

Untuk diketahui, Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR) belum mengesahkan revisi atas Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden (Pilpres) tersebut. UU Pilpres menyebutkan bahwa partai politik dapat mengajukan calon presiden dan wakil presiden jika memperoleh suara 20 atau 25 persen suara dari hasil pemilihan legislatif.

Nurhayati sangat yakin partainya bisa melampaui ambang batas sebagaimana yang  diatur dalam UU Pilpres tersebut. Sebab, kata dia, semua kader partainya sudah melakukan kerja keras untuk menaikkan elektabilitas yang belakangan ini sedang merosot.

“Insya Allah dengan kerja keras, kekompakan optimis bisa,” pungkasnya. (HST)