Kapanpun Puasanya, Yang Penting Tarawih Bareng Jokowi

Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com – Perbedaan penetapan awal puasa 2013 sempat disayangkan sejumlah warga Jakarta. Muhammadiyah menetapkan Selasa (9/7), sementara Pemerintah Rabu (10/7) – sama dengan Arab Saudi dan Yordania.

Sedikitnya ada 132 negara yang mengawali puasa Ramadhan pada hari Rabu, 10 Juli. Berikut beberapa negara yang menggunakan metode ‘rukyatul hilal’ selain Indonesia: Arab Saudi, Malaysia, Brunei Darussalam, China, India, Maroko, Mesir, Inggris Raya, Afrika Selatan, Thailand, Turki, dan Singapura.

Sementara itu, di Balaikota DKI, Gubernur Joko Widodo mengaku mengikuti penetapan Pemerintah. Bahkan selama ini ia selalu mengikuti penetapan Pemerintah dalam menentukan awal Ramadhan. Ia beranggapan, sebagai bagian dari pemerintahan, ia harus konsisten mengikuti dan menjalankan keputusan Pemerintah. “Enggak, belum, ‘kan semalam sidang isbat belum kelihatan (hilalnya),” ujarnya Jokowi di Balaikota, Selasa (9/7) saat ditanya kapan mulai berpuasa.

Ayah tiga anak ini mengaku puasa tidak akan mempengaruhi acara blusukan ke kampung-kampung yang selama ini menjadi ciri khasnya. Ia akan tetap blusukan meski sedang berpuasa. “Biasa saja tho. Teteplah, tetep blusukan lah,” ujarnya. Selain itu, Jokowi mengagendakan salat Tarawih bareng warga Jakarta nanti malam, meski belum ada keterangan dimana pengusaha mebel itu akan menggelar Tarawih.

“Asyik tuh. Mau ikut Muhammadiyah atau Pemerintah, yang penting Tarawihnya bareng Jokowi,” sebut Gandhi, warga Kebon Sirih, saat tahu Gubernurnya merencanakan Tarawih bersama warga. (MSR)
(MSR)