Jika Konvensi Demokrat Jujur, Yusril Ingin Melamar?

Jakarta, Sayangi.com – Yusril Ihza Mahendra didorong untuk mengikuti konvensi penjaringan calon presiden dan calon presiden di Partai Demokrat. Namun, dorongan tersebut belum menjadi kesepakatan DPP Partai Bulan Bintang (PBB).

Wakil Ketua Umum DPP PBB, Sahar L. Hasan mengakui ada usulan dari kader-kader partainya agar mantan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia itu mengikuti konvensi Partai Demokrat yang akan dilaksanakan pada Agustus 2013 mendatang.

“Ada yang berpendapat supaya Pak Yusril ikut. Tapi kita belum memutuskan. Kita masih menyelenggarakan diskusi khusus untuk mempertimbangkan dan mendiskusikan implikasi posiitif dan negatifnya dari konvensi itu. Apakah konvensi itu berlaku jujur dan tidak ada domain dinasti yang akan dimainkan di sana,” kata Sahar saat berbincang dengan Sayangi.com, Rabu (10/7) pagi.

Sebenarnya, tidak hanya Yusril yang tertarik pada penjaringan capres dan cawapres di partai besutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. Tokoh-tokoh politik nasional lainnya yang punya potensial menjadi pemimpin, kata Sahar, pasti akan tertarik untuk melamar jika konvensi itu berlaku jujur.

“Saya kira tidak hanya Pak Yusril, tapi siapa saja yang potensial yang menjadi kandidat presiden saya kira layak mengikuti konvensi itu,” katanya.

Adapun terkait Pemilu Legislatif 2014 sendiri PBB menargetkan perolehan 8,33 persen suara. Karena itu, kata Sahar, PBB telah menginstruksikan para calon legislatif (caleg) untuk bekerja keras.

PBB terus mensosialisasikan para calon anggota legislatifnya agar dikenal dan dipilih oleh masyarakat. Sosialisasi caleg PPB itu dilakukan secara sinegik alias tidak sendiri-sendiri di berbagai daerah atau kota.

Komite Aksi Pemenangan Pemilu (KAPU) PBB, lanjut dia, menyusun berbagai strategi untuk meloloskan PBB dari ambang batas parlemen sebanyak 3,5 persen.

“Kita target perolehan suara 8,33 persen,” kata Sahar sembari mengatatan bahwa meski elektabilitas partainya rendah sebagaimana hasil survei LIPI hal itu akan menjadi pemantik semangat para kadernya untuk terus meningkatkan kinerja. (HST)