Snowden Setuju ‘Berlabuh’ di Venezuela

Foto: guardian.co.uk

Moskow, Sayangi.com – Mantan kontraktor Intelijen AS, Edward Snowden akhirnya setuju dengan tawaran Suaka Politik yang diberikan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Hal ini diungkapkan salah satu anggota senior parlemen Rusia, Alezei Pushkov pada Selasa (9/7). “Seperti perkiraan, Snowden setuju dengan tawaran suaka politik dari Presiden Venezuela, Nicolas Maduro,” ujar pemimpin Komite Urusan Internasional di Majelis Rendah Parlemen Rusia itu di akun resmi Twitternya.

“Kelihatannya, bagi Snowden pilihan ini yang paling bisa diandalkan,” kata Pushkov sebagaimana dikutip Xinhua.

Namun tweet itu belakangan dihapus dan Pushkov mengatakan di dalam satu pesan bahwa ia mengetahui keputusan Snowden dari laporan berita di stasiun televisi Rusia, Vesti 24.

Seperti diketahui, Venezuela, Nikaragua dan Bolivia telah menawarkan suaka politik buat Snowden pada akhir pekan lalu.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Senin (8/7) mengkonfirmasi negaranya menerima surat permintaan suaka tersebut. “Snowden harus memutuskan ketika ia terbang, jika ia akhirnya ingin terbang ke sini,” kata Presiden Venezuela itu.

Snowden (30) dituduh oleh Pemerintah AS melakukan tiga pelanggaran berat setelah ia mengungkapkan proyek pengintaian sangat rahasia PRISM, yang dapat mencegat surel dan menyadap percakapan telepon orang di seluruh dunia.

Ia tiba di Bandar Udara Sheremetyevo Moskow pada 23 Juni dan sejak itu telah tinggal di zona transit setelah paspor AS-nya dicabut. Ia dilaporkan telah mengajukan suaka di 21 negara. (FIT/Ant)