Popok Pintar Deteksi Air Seni Bayi

Foto: bbc.co.uk

New York, Sayangi.com – Banyaknya orang tua baru yang tidak mengerti tanda-tanda infeksi yang terjadi pada bayi yang sebenarnya bisa dilihat dari air seninya membuat pasangan suami istri di AS berhasil menemukan popok yang bisa bisa mendeteksi masalah pada air seni bayi. Popok pintar ini dapat mendeteksi air seni bayi karena disertai garis sensor yang akan memunculkan perubahan warna pada bagian penyerapan, di sekitar pola yang merespon secara cepat 

Sebuah “popok pintar” yang ditemukan Pasangan Jennie Rubinshteyn dan Yaroslav Faybishenko ini, akan mendeteksi air seni bayi, kemudian difoto dengan menggunakan aplikasi smartphone untuk dianalisa apakah warna tersebut menunjukkan infeksi atau tidak. Infeksi saluran kemih dialami sekitar 8,5% bayi yang sebagian besar perempuan. Infeksi ini biasanya baru diketahui jika bayi mulai demam.

Popok pintar ini seperti sistem peringatan dini kesehatan, yang membuat orangtua mewaspadai adanya potensi infeksi sebelum berlanjut menjadi gangguan kesehatan yang parah. Bagian warna yang berbeda berinteraksi dengan komponen air seni, yang mengandung air, protein dan bakteri. Orangtua diharapkan dapat memindai popok pintar ini sehari sekali untuk pengumpulan data melalui aplikasi iOS atau Android, yang juga dapat menanyakan langsung pada ahli kesehatan profesional untuk mendiagnosa adanya gangguan pada ginjal atau dehidrasi.

Penemuan popok pintar ini terinspirasi oleh anak perempuan mereka, berusia satu tahun, yang menangis di mobil dalam perjalanan ke rumah mereka di New York. “Kami menyadari dia tidak hanya duduk dengan popok yang penuh dengan air seni, tetapi popok yang mengandung data,” kata mereka.

Pasangan Jennie Rubinshteyn dan Yaroslav Faybishenko ini membutuhkan dana sebesar $225.000 atau sekitar Rp.2.2 milliar dan persetujuan federal untuk dapat memperbanyak produksi. “Popok pintar itu akan lebih mahal tiga kali lipat dibandingkan popok biasa karena fungsinya yang luar biasa,” kata Faybishenko.

Pasangan itu kemudian mendirikan PixieScientific, dan harus melakukan tes medis terhadap produk mereka untuk meyakinkan regulator agar menyetujui penemuan mereka. Mereka harus mengejar waktu dua bulan untuk menyakinkan investor potensial melalui situs pendanaan IndieGogoto, untuk menambah dana.

Tak hanya masalah dana, tetapi mereka juga harus bersaing dengan produsen popok besar. Produsen popok Huggies pada Mei lalu meluncurkan TweetPee, alat sensor yang bisa diletakkan di popok sehingga orangtua mengetahui jika popok bayi mereka perlu diganti. (FIT/bbc)