Gerindra: Jadikan Koperasi Pilar Ekonomi

Foto: Sayangi.com/Emil Ondo

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan koperasi harus bisa dijadikan pilar ekonomi rakyat. Sebab, pengembangan koperasi dalam sistem ekonomi Indonesia merupakan amanat konstitusi. Hal itu diungkapkan Fadli Zon dalam menanggapi HUT Koperasi ke-66 yang jatuh pada Jumat (12/7) ini.

“Pengembangan koperasi kita masih belum optimal. Koperasi makin terpinggirkan. Melihat kondisi pengembangan koperasi yang lambat, dibutuhkan upaya revitalisasi koperasi lebih serius,” kata Fadli Zon.

Fadli mengemukakan bahwa Pasal 33 UUD 1945 menempatkan Koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia. Artinya, seharusnya koperasi menjadi penopang dan pilar perekonomian bangsa. Namun, sekarang justru sistem ekonomi dipimpin oleh sistem ekonomi pasar yang liberal. Akibatnya perhatian pemerintahan di era reformasi ini justru terlalu fokus  menguatkan para pengusaha besar, namun lupa memberdayakan usaha kecil.

“Padahal jika dilihat dari potensi ekonomi, proporsi usaha kecil adalah yang paling besar,” katanya.

Menurut data Ke­menterian Negara UKM dan Koperasi, jumlah UMKM sebanyak 44,69 juta unit terdiri dari atas usaha kecil 44,62 juta unit, usaha menengah 67.765 unit dan koperasi mencapai lebih dari 70.000 unit. Upaya pengembangan koperasi di Indonesia juga masih sangat lambat. Sekalipun ada upaya revitalisasi, namun hal ini belum maksimal. Dalam satu tahun, satu jumlah koperasi yang terbentuk di satu kabupaten tidak lebih dari 10. Padahal, dana pengembangan koperasi pada APBN 2013 ini mencapai 1,45 triliun rupiah.

“Partai Gerindra memandang bahwa untuk mengembangkan koperasi, perlu political will yang kuat dari pemerintah dalam menopang setidaknya pada tiga aspek,yakni menopang kelemahan permodalan, pe­ngem­bangan pro­duk dan pasar, serta jaringan,” pungkasnya. (HST)