Ragam Jenis Kerudung Trendi Untuk Persiapan Lebaran

Foto: Sayangi.com

Jakarta, Sayangi.com – Zaman sekarang, memakai jilbab tak hanya merujuk pada syariah islam tetapi juga mengikuti mode. Bagaimana tidak? Sebut saja artis sinetron dan film yang tadinya tak berjilbab banting stir untuk memakai jilbab dengan ragam gaya modis dan menawan. Dunia mode mulai bergerak merambah pasarnya. Kreatifitas menciptakan model-model jilbab yang tetap terlihat keren tetapi tidak meninggalkan syariah semakin berkembang. Dunia mode busana muslimah kini mulai menyuguhkan jilbab-jilbab cantik sekaligus keren untuk dikonsumsi pasar.

Model-model jilbab praktis dan mudah dipakai memang sudah beredar dipasaran luas. Sebut saja jilbab Almira yang berasal dari Syria. Almira menyuguhkan mode jilbab yang terdiri dari dua helai dalam beragam motif, pola dan ukuran. Cukup trendy dan praktis.

Ingin yang lebih praktis lagi? Cobalah model jilbab lilit yang jelas tidak akan memakan waktu anda saat memakainya. Tengoklah jilbab Maysaa; Chiffon Scarf Snood (Syal Kerudung Chiffon). Ini mode terpopuler dari kreasi unik Hana Tajima, blogger StyleCovered. Bagian dalamnya menggunakan resleting dengan ikat kepala satin. Syal chiffon yang melekat membuat kerudung ini cocok untuk segala acara. Selain fleksibiltas, jilbab ini sangat nyaman dan berkesan chic. Sebab, kita bisa menunjukkan garis leher yang unik dengan menyelipkan bagian dalamnya ke dalam kemeja. Tapi untuk model yang satu ini kadang-kadang menimbulkan pro dan kontra yang melihat karena konsepsi berjilbab yang berarti menutup aurat harusnya juga menutup hingga ke dada. Tapi beberapa orang menganggap model jenis ini sah-sah saja digunakan.

Lain lagi dengan model Jilbab Sufyaa Sheyla yang diciptakan oleh dua bersaudara asal Singapura. Model jilbab ini berhasil menjadi mode jilbab paling keren di tahun 2013. Inovasi yang dibuat dua bersaudara ini lumayan revolusioner dengan menawarkan jilbab instan terdiri dari penutup kepala dan sheyla. Tersedia dalam berbagai macam kain, pola dan warna. Yang terpopuler adalah motif leopard dan paisly yang trendi.

Nah jika tadi sudah disebut mode yang diciptakan desainer luar negeri, di Indonesia ada pula Nu Hijab, salah satu modifikasi designer Indonesia yang kini paling banyak digemari. Nu Hijab menawarkan beragam kain yang ramah lingkungan, motif dan warna hingga pola-pola yang trendi. Nu Hijab ini pada hakikatnya sama dengan jilbab Maysaa ataupun Sufyaa Sheyla yang menyuguhkan kerudung dalam pullover rayon dengan syal terjahit di bawah dagu. Pemakainya tinggal melilitkan kain sesuai keinginan mereka. Karena bahannya yang fleksibel dikenakan, kita tidak memerlukan peniti — meskipun memakai bros yang cantik tentu tak ada ruginya. Lebar syal Nu Hijab yang panjang (80 cm) memberi keuntungan karena bisa menutup area dada.

Satu lagi model jilbab paling praktis dan nyaman, yaitu dari designer kenamaan Belgia, Fatima Rafiy, Noor D*Izar. Terbuat dari bahan T-shirt yang adem, kerudung ini tidak memerlukan peniti sama sekali dan dapat dengan mudah dipakai. Jadi kamu yang ingin mengenakan model jilbab keren tapi takut tertusuk jarum, yang satu ini pas buatmu. (FIT/berbagai sumber)