Antara Mitos dan Larangan Berpuasa

Foto/ilustrasi: anarm.net

Jakarta, Sayangi.com – Terkait ibadah dan amalan selama berpuasa, banyak orang yang masih simpang siur terhadap beberapa hal, salah satunya terhadap mitos larangan tentang berpuasa. Banyak pemikiran yang masih percaya terhadap mitos-mitos tersebut, padahal tidak berdasarkan AL-quran dan Al-Hadist. Dikutip dari beberapa sumber, berikut mitos-mitos larangan tentang puasa yang beredar dikalangan masyarakat luas.

Menangis
Menangis dapat membatalkan puasa. Banyak orang pada umumnya masih percaya dengan mitos aturan berpuasa yang satu ini. Padahal tidak ada hukumnya di Al-quran dan Al-hadist bahwa menangis itu hukumnya membatalkan puasa. Terkecuali ketika Anda menangis, dan air matanya tertelan ke tenggorokan.

Sikat Gigi/Berkumur
Termasuk hal yang satu ini, orang masih banyak berpemikiran jika berkumur dan sikat gigi saat berpuasa itu tidak diperbolehkan. Padahal dua kegiatan untuk menangkal bau tak sedap pada mulut itu jelas diperbolehkan, asalkan saat berkumur tidak ada air yang masuk tertelan tenggorokan. Karena sesungguhnya saat berpuasa Nabi Muhammad SAW juga melakukan kumur-kumur ketika berwudhu.

Disuntik
Ketika Anda sakit dan harus melakukan pemeriksaan yang menggunakan alat suntik. Lakukan saja, karena disuntik saat berpuasa hukumnya mubah (diperbolehkan tapi sebaiknya jangan) dengan alasan kesehatan.

Obat Tetes Mata
Sebagian orang menggunakan obat tetes mata itu tidak diperbolehkan saat berpuasa. Namun tidak seperti itu faktanya. Untuk kesehatan, anda tetap diperbolehkan menggunakannya, karena cairan obat tetes mata tersebut hanya masuk ke mata, bukan ke tenggorokan.

Donor Darah
Begitu juga dengan donor darah, tidak ada hukum yang melarang untuk melakukan kegiatan donor darah saat berpuasa. Asalkan kondisi Anda sedang fit dan kuat. Jangan sampai pendonoran darah membuat Anda lelah dan sakit hingga membatalkan puasa Anda.
Sesungguhnya Islam itu mudah. Maka tetaplah beribadah sesuai tuntunanNya. (FIT)