Snowden Tak Menyesal Bocorkan Dokumen Rahasia Amerika

Foto/Ilustrasi: Mashable

Sheremetyevo, Sayangi.com – Setelah bertemu dengan perwakilan dari organisasi hak asasi manusia di Sheremetyevo di Moskow pada hari Jumat (12/7), Mantan kontraktor intelijen NSA, Edward Snowden merilis pernyataan melalui WikiLeaks.

Dalam pernyataan panjang, Snowden menegaskan bahwa ia menerima semua tawaran suaka. Dia menegaskan bahwa dia tinggal di Rusia pada awalnya dan kemudian akan melakukan perjalanan ke Amerika Latin. Snowden juga secara pribadi berbicara tentang keputusannya untuk membocorkan harta karun dokumen rahasia yang mengungkapkan banyak tentang program surveilans NSA.

“Itu sebuah keputusan moral untuk memberitahu publik tentang mata-mata yang mempengaruhi kita semua. Ada harga mahal yang harus saya bayar, tapi itu hal yang benar untuk dilakukan dan saya tidak menyesal,” tulisnya.

Snowden membuka pernyataan dengan menyebut dirinya “Ed”. Ia menggambarkan kehidupan sebelum ia memutuskan untuk membocorkan dokumen rahasia dan melarikan diri ke Hong Kong.

“Kurang lebih satu bulan yang lalu, aku punya keluarga, sebuah rumah yang serasa representasi dari surga. Di sana aku tinggal dengan kenyamanan yang luar biasa. Aku juga memiliki kemampuan untuk tanpa ijin memeriksa komunikasi anda atau komunikasi siapapun setiap saat. Aku juga bisa mencari dan merebutnya dengan mudah. Itu adalah kekuatan untuk mengubah nasib rakyat,” tulisnya.

Ia juga mulai menulis dalam apa yang disebutnya “kampanye untuk memperbaiki kesalahan ini” dan mengekspos pelanggaran pemerintah Amerika Serikat Amandemen Keempat dan Kelima, Pasal 12 dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan hukum lainnya.

Akhirnya, Snowden mengkritik upaya AS untuk mencegah dia meninggalkan Rusia dan mencapai salah satu negara yang telah menawarkan dia suaka, upaya yang telah membuat dia “tak punya kewarganegaraan” dan “diburu.”

Pada saat yang sama, ia memuji negara-negara untuk menawarkan dia dukungan dan suaka.

“Negara-negara itu, termasuk Rusia, Venezuela, Bolivia, Nikaragua dan Ekuador memiliki rasa tulus untuk menerima saya. Dan hormat saya untuk menjadi yang pertama berdiri melawan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh negara yang merasa dirinya paling kuat kepada negara yang tidak berdaya. Dengan menolak untuk mengkompromikan prinsip-prinsip mereka dalam menghadapi intimidasi, mereka telah mendapatkan rasa hormat dari dunia.” katanya.

Sementara itu, Kantor berita Rusia, menerbitkan video satu menit yang direkam diam-diam selama pertemuan. Dalam video tersebut, Snowden mulai berbicara dan tampaknya membaca dari pernyataan yang dirilis dari WikiLeaks: “Konstitusi AS menandai program ini sebagai ilegal, pemerintah saya berpendapat …” Pada titik ini, dia terganggu oleh pengumuman publik.

Snowden kemudian berhenti dan bercanda, “Aku pernah mendengar ini berkali-kali dalam enam minggu terakhir.” (FIT/Mashable)