Tanjung Gusta: Kejar Napi Teroris, Densus 88 Turun Tangan

Foto: voaindonesia.com

Jakarta, Sayangi.com – Untuk menangkap kembali empat narapidana tindak pidana terorisme yang masih kabur, Mabes Polri minta Detasemen Khusus 88 Antiteror turun tangan.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Penerangan Satuan (Pensat), Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Rana S. Permana, yang menjelaskan perkembangan terakhir kasus pelarian napi di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara. “(Benar), Densus 88 ikut membantu,” singkat Rana¬† di Mabes Polri, Sabtu (13/7).

Keterlibatan Densus 88 Antiteror ini untuk mengantisipasi keempat teroris Medan ini agar tidak melakukan kegiatan teror kembali, dengan membentuk kelompok terorisme di tengah pelarian mereka. Dengan bantuan Densus 88, “Kita terus lakukan pengejaran. Diharapkan bisa segera ditangkap,” pungkas Rana.

Sembilan tahanan teroris melarikan diri dari Lapas Tanjung Gusta, Medan. Namun, lima orang berhasil diamankan oleh Polri. Empat orang yang saat ini masih berkeliaran: Fadli Sadama (FS) dihukum 11 tahun (tanggal bebas 11/12/2021), Agus Sunyoto (AS) dihukum 6 tahun (tanggal bebas 26/9/2016), Nibras alias Arab dihukuman 6 tahun (tanggal bebas 26-9-2016), dan Abdul Gani Siregar (AGS) dihukum 10 tahun (tanggal bebas 8-10-2020). (MSR)