Serangan Bom Bunuh Diri Irak, Tewaskan 47 Orang

Foto: abc.net.au

Kirkuk, Irak, Sayangi.com – Kekerasan di Irak menewaskan 47 orang pada Jumat dengan satu serangan bom bunuh diri mematikan melanda satu kafe padat pelanggan, kata kepolisian dan dokter.

Pembom itu menjadikan satu kafe sebagai sasaran di kota Kirkuk sementara saat itu orang-orang memenuhi jalan-jalan setelah berbuka puasa Ramadhan.

Sebanyak 38 orang meninggal dan 29 orang lain cedera dalam ledakan di selatan Kirkuk, kata polisi dan Dr Ibrahim Shakur.

Puluhan anggota keluarga korban berkumpul di depan rumah sakit utama Kirkuk, pakaian mereka terkena darah.

Orang-orang menangis dan berteriak-teriak menunggu kabar bagaimana nasib sanak saudara mereka.

“Ketika orang-orang berkumpul di kafe ini, seorang pria gendut masuk dan kami tak mendengar apa-apa lagi kecuali Allahu Akbar, dan kemudian segalanya hancur,” kata Ahmad al-Bayati, yang cedera di kaki.”Ada orang yang mengalami luka bakar serta meninggal dalam keadaan luka terbakar.” Semua kafe di Kirkuk tutup setelah serangan pertama itu yang menyasar kafe di kota itu.

“Kami tutup kafe kami karena khawatir ada serangan-serangan lagi,” kata Yahya Abdukrahman, pemilik kafe di kawasan sama. “Kami tidak tahu mengapa kami jadi sasaran hari ini.” Menurut dia, mereka yang menjadi sasaran hari ini adalah orang-orang Kirkuk dari berbagai komponen.

Personel kepolisian dan keamanan Kurdi disiagakan di sekitar tempat kejadian perkara dan rumah sakit itu.

Irak telah dilanda kekerasan-kekerasan yang merenggut lebih 2.500 jiwa tahun ini, termasuk lebih 300 bulan ini sendiri.

Para pengamat menunjuk ketaksenangan yang meluas di kalangan minoritas pengikut Sunni Irak dan kegagalan penguasa Syiah untuk mengatasi keluhan-keluhan mereka sebagai faktor utama yang mendorong peningkatakan kekerasan.

Serangan-serangan terutama yang menyasar pasukan keamanan membunuh sembilan orang Jumat pagi.

Sejumlah pria bersenjata menembak Brigadir Jenderal Polisi Sabri Abed Issa hingga mati dalam perjalanan ke masjid dekat Sharqat, sebelah baratlaut Baghdad. Yang lain membunuh seorang purnawirawan polisi di luar rumahnya di Muqdadityah, sebelah timurlaut ibu kota Irak itu. (FIT/Ant)