Jama Masjid, Masjid Terindah di India

Foto: Zee Kakigatel

Old Delhi, India, Sayangi.com – Jika Indonesia punya Masjid Agung Istiqlal, maka India punya Jama Masjid yang sangat terkenal keindahannya. Terletak di kota Old Delhi – India, Masjid Jama merupakan salah satu peninggalan terakhir dari Raja Shah Jahan, pemilik dari Taj Mahal yang didirikan pertama kali pada masa abad pertengahan tahun 1644. Namun konstruksi bangunannya baru selesai dikerjakan pada tahun 1658.

Setidaknya ada sekitar 5000 pekerja yang berpartisipasi dalam pembangunan masjid terindah dan terbesar di India ini. Dan konon menelan biaya sekitar 10 lakhs rupee atau setara dengan 1 juta rupee. Masjid yang punya daya tampung 2500 jama’ah ini tak hanya ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal. Wisatawan-wisatawan asing pun nampak antri untuk masuk mengagumi kemegahan monumen sekaligus rumah ibadah ini. Tapi jangan sembarang masuk. Masjid diatas kepemimpinan Syed Ahmad Bukhari ini punya ketentuan tersendiri bagi para pengunjungnya, terutama dalam segi berpakaian dan waktu berkunjung. Dalam segi pakaian semua pengunjung harus menutup aurat, dan turis asing hanya diperkenankan masuk pada waktu selain waktu shalat.

Masjid yang memiliki batu bata sebagai element penting dari bangunannya ini dihadapkan ke barat,dengan panjang 80m dan lebarnya 27m,juga dengan keberadaan teras-teras yang terletak di timur, selatan dan utara. Masjid ini juga mempunyai 3 pintu gerbang, dimana setiap pintu gerbang memiliki sebuah menara. Masjid Jama banyak memiliki keistimewaan, antara lain 2 menara utama (tempat muadzin mengumandangkan adzan) dengan  ketinggian 41m, menaiki 135 anak tangga yang terbuat dari pualam hitam dan batu bata. Dari atas menara, Anda diajak menikmati secara garis besar kota Old Delhi; nampak pula bentangan Red Fort di sudut utara menara.

Pada bagian atap masjid terdapat 3 buah kubah berukuran sangat besar. Kubah tersebut dihiasi dengan pualam hitam dan putih yang bagian atasnya berlapiskan emas. Masjid ini mempunyai peranan penting sebagai warisan abad silam, karena masjid ini menyimpan relik-relik penting. Yang termasuk di dalamnya adalah manuskrip Al-Qur’an, yang tertulis di lembaran-lembaran kulit rusa. Masih di dalam perkomplekan masjid ini, terdapat beberapa pintu akses menuju kota, antara lain Khasmiri Gate, Delhi Gate, Ajmeri Gate, Turkman Gate, dan pintu-pintu ini merupakan sebagian dari 14 pintu yang semula ada di tembok kota Shahjahanabad.

Di hari Jum’at, masjid ini ramai bukan hanya ribuan warga India yang akan melaksanakan ibadah sholat Jum’at, tapi juga diramaikan oleh para pedagang yang menjual barang dagangannya di pasar Chadni Chowk, pusat perbelanjaan tradisional terbesar di kota Delhi. Jadi, kalau ke India, Anda sebaiknya melengkapi wisata Anda dengan mengunjungi masjid ini. (HST)