Daya Serap BLSM di Indonesia Timur Paling Rendah

Foto: sayangi.com/Emil Ondo

Jakarta, Sayangi.com – Daya serap bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) pada tahap 1 2013 bervariasi. Sebagian besar daya serap masing-masing provinsi terhadap dana kompensasi kenaikan harga BBM memang sudah di atas 20 persen, tapi juga masih ada yang di bawah 20 persen.

Dari laporan yang dirilis konpensasi.info hingga Minggu (14/7/2013) pada Pukul 17.48 WIB disebutkan bahwa tiga wilayah di Indonesia Timur masih berada di bawah 20 persen. Bahkan dua di antaranya masih di bawah 10 persen.

Tiga wilayah tersebut adalah Maluku Utara 5,74 persen, Papua 5,81 persen, dan Papua Barat 11,84 persen. Di atas ketiga wilayah itu bertengger Maluku yang memiliki daya serap lebih besar, yakni 21,79 persen, Kalimantan Timur 43,62 persen, dan Riau 46,05 persen.

Sementara tiga besar wilayah yang memiliki daya serap tertinggi masing-masing adalah DI Yogyakarta 92,70 persen, Bali 92,40 persen, dan Provinsi DKI Jakarta 90,94 persen.

Secara keseluruhan dana BLSM sudah terserap sebesar 3.266.814.000.000 atau setara 70,11 persen dari seluruh alokasi BLSM yang mencapai 4.659.269.100.000. Sementara sisa yang belum terserap dalam penyaluran tahap I ini sebesar 29,89 persen.