Kesal Dimatai-Matai AS, Brazil Simpan Data Internet di Dalam Negeri

Foto/ilustrasi: thewashingtonpost.com

Rio de Janeiro, Sayangi.com – Brazil akan mengharuskan perusahaan Internet menyimpan data komunikasi di dalam negeri, sebagai reaksi atas laporan bahwa Amerika Serikat telah memata-matai lalu lintas internet dan telepon di seluruh Amerika Latin.

“Yang ideal nantinya bagi semua perusahaan ini menyimpan data mereka di dalam negeri,” kata Menteri Komunikasi Paulo Bernardo Silva kepada harian O Estado de Sao Paulo. Pernyataan Silva itu terkait ujaran pembocor rahasia intelijen AS Edward Snowden yang bilang bahwa Dinas Intelijen Pusat AS (CIA) dan Badan Keamanan Nasional (NSA) membidik data di surat elektronik dan saluran telepon di Brazil dan negara lain di Amerika Latin.

Penyimpanan data digital di dalam perbatasan Brazil adalah masalah kedaulatan nasional, kata Menteri itu, seperti diberitakan Xinhua – yang dipantau Senin (15/7). Silva menambahkan, komunikasi di Brazil rentan terhadap pengawasan gelap, karena server pusat internet negeri itu berada di belahan bumi Utara.

Pemerintah Brazil berencana menanam modal pada jaringan Internet nasional dan mendorong pembaruan sehingga PBB, bukan Amerika Serikat, yang mengelola komunikasi global. Jaringan itu juga akan membantu Brazil mempelajari kebijakan kerahasiaan perusahaan internet multinasional seperti Facebook dan Google guna memastikan kebebasan pribadi.

Brazil sebelumnya menyeru perusahaan internet multinasional untuk memiliki pusat data di dalam negeri melalui keringanan pajak dan insentif lain. Namun Silva mengatakan Brazil sekarang ingin menjamin dulu bahwa data-data itu diperoleh secara legal. (MSR/ANT)