Polda Segera Rekonstruksi Penembakan WNA di Tanjung Duren

Jakarta, Sayangi.com – Polres Metro Jakarta Barat memeriksa 18 orang saksi dan akan melakukan rekonstruksi terkait kasus penembakan dua Warga Negara Asing (WNA) di Lantai 15 Tower E, Apartemen Meditarania, Tanjung Duren, Jakarta Barat kemarin malam.

“Ke 18 orang saksi itu terdiri atas 7 sekuriti, 7 juru parkir, satu pemilik apartemen, satu orang agen apartemen, satu pacar korban, dan satu teman korban,” kata Kapolres Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi Fadil Imam, melalui pesan singkatnya kepada Wartawan, Senin (15/7).

“Keterangan sementara yang dikumpulkan dari saksi menyatakan, saat kejadian saksi mendengar 5 kali tembakan. Kita juga telah mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian berupa proyektil, selongsong, dua unit HP, rekaman CCTV, dan print out parkir,” terangnya.

Selain meminta keterangan dari 18 saksi dan mengumpulkan barang bukti dari TKP, petugas Polres Jakarta Barat juga akan melakukan rekonstruksi untuk mengetahui fakta-fakta di lapangan. “Kita juga akan melakukan rekonstruksi guna mengetahui fakta-fakta di lokasi kejadian. Kita mau melakukan rekon, agar peristiwa dan identifikasi pelaku makin jelas. Kami sudah mengarah ke pelakunya,” ungkap Fadil.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang WNA menjadi korban penembakan di Lantai 15 Tower E, Apartemen Meditarania, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (14/7) kemarin malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dua korban penembakan adalah Muhammad, WNA Sierra Leone, dan Adelusi Oludare, warga Nigeria. (MSR)