Sistem Pendidikan Amburadul, Penyebab Maraknya Korupsi di Kemendikbud

Foto: kemendikbud.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Gerakan Rakyat Peduli Pendidikan (GRAP) menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas kasus-kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).   

Menurut Koordinator GRAP Kasim, Senin ini (15/7), banyaknya kasus korupsi di Kemendikbud, seperti korupsi pengadaan buku Sekolah Dasar di Brebes, korupsi proyek instalasi peralatan teknologi informasi Perpustakaan Universitas Indonesia, korupsi pengelolaan anggaran Kemendiknas 2009, dan yang paling mutakhir buku pelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di Bogor dan Wonogiri yang berbau pornografi, dikarenakan amburadulnya sistem pendidikan di Indonesia.

Karena itu, Kasism menegaskan, KPK jangan sampai mendiamkan kasus-kasus korupsi yang ada di lingkaran Kemendikbud itu. Jika didiamkan akan merusak dunia pendidikan Indonesia. GRAP juga minta Menteri Pendidikan Muhammad Nuh segera mundur jika tidak bisa memperbaiki hal itu. “M. Nuh selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan harus bertanggung jawab, jika tidak bisa mundur saja,” tegasnya.

Terakhir, Kasim mengingatkan pesan dari Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Pendidikan Indonesia. “Janganlah kamu niat membelokkan laku kami dari aliran yang sudah kami tetapkan, ingatlah pada bersama-sama, dengan jalan sendiri-sendiri, menuju kesuatu maksu,” ujarnya. (MSR)