Belum Selesai, MK Lanjutkan Sidang Pilkada Empat Lawang Selasa

Ilustrasi gambar: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Hari ini, Senin (15/7/2013), Mahkamah Konstitusi melakukan penghitungan ulang terhadap 38 kotak suara dari 10 Kecamatan hasil Pemilukada Kabupaten Empat Lawang.

Penghitungan ulang kotak suara dilakukan dalam sidang yang dipimpin oleh majelis hakim MK Akil Mochtar didampingi Maria Farida dan Anwar Usman sebagai anggota. Dari 38 kotak suara, MK baru menyelesaikan 12 kotak dan sisanya akan dilanjutkan pada sidang selasa (16/7/2013) besok. Kotak suara yang sudah dihitung maupun yang belum disimpan di MK dengan pengawalan Brimob.

“Oke, itu kaleng kerupuk bawa masuk ke dalam itu. Baiklah, Saudara-Saudara sidang ini kita tunda besok hari Selasa, 16 Juli, jam 09.00 WIB,” ucap Akil Mochtar sesaat sebelum menutup sidang.

MK melakukan penghitungan ulang karena dalam fakta persidangan tidak terdapat kesesuaian antara bukti yang diajukan  baik oleh Pemohon, Termohon, maupun Pihak Terkait, sehingga tidak dapat menentukan kebenaran dari masing-masing dokumen bukti yang diajukan oleh para pihak dalam sidang sengketa Pilkada Kabupaten Empat Lawang tersebut. Mahkamah meragukan keabsahan dokumen dan bukti yang diajukan para pihak dan memandang perlu untuk melakukan penghitungan sendiri surat suara 38 TPS.

Sebelum dilakukan penghitungan suara, kuasa hukum dari Pihak Termohon, Fajri Safi’i sempat menyatakan keberatan.

“Karena tadi sudah dijelaskan semua segel rusak dan kebanyakan semua kotaknya rusak, maka kami menyampaikan keberatan untuk dilakukan penghitungan seperti ini”, ungkap Fajri kepada Majelis Hakim.

Menanggapi keberatan tersebut, majelis hakim tetap pada keputusannya untuk melakukan penghitungan ulang.

“Okelah, jadi begini, itu kan di luar proses persidangan ini. Mahkamah memerintahkan kotak suara ini dibawa ke Mahkamah apapun kondisinya, mau tinggal separuh, mau kosong, nanti putusan Hakim menentukan akhir, ya kan”

Kalau misalnya terjadi pengerusakan, sambung Akil , maupun terjadi ketidaksesuaian pada isi kotak, dan segala macam, yang paling bertanggung jawab KPU, Termohon.

“Nanti Saudara ke DKPP  saja untuk mengakhiri masa jabatannya dengan baik di sana, ya kan begitu bagus, itu tanggung  jawab, gitu. Ini sidang, ini bukan main-main ya”, Lanjut Akil.

Sengketa Pilkada Empat Lawang diajukan oleh pasangan Budi Antoni Aljufri-Syahri ke MK yang mendalilkan terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Empat Lawang sebagai Termohon dan juga pasangan Joncik Muhammad-Ali Halimi sebagai pihak terkait.

Hasil rekapitulasi KPU telah menetapkan pasangan Joncik Muhammad-Ali Halimi sebagai pemenang setelah memperoleh 63.527 suara. Sedangkan pasangan incumbent, Budi Antoni Aljufri-Syahri meraih 62.975 suara, diikuti oleh pasangan Samsul Bahri-Ahmad Fahruruzam yang meraih 3.453 suara. (S2/Ant)