Bupati Pamekasan Terinspirasi Kepemimpinan Jokowi

kominfo.jatimprov.go.id

Pamekasan, Sayangi.com – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, mengaku terinspirasi pola kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi, sehingga akan mulai turun ke desa-desa guna menjaring aspirasi masyarakat di masing-masing daerah.

“Karena itu kami menginstruksikan kepada para pejabat di lingkungan pemkab ini agar meluangkan waktu untuk berbaur dengan masyarakat, sehingga mengetahui keinginan rakyat kecil,” kata Bupati Achmad Syafii seusai menghadiri kegiatan safari Ramadhan di Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Senin (15/7) malam.

Menurut dia, dengan cara seperti itu, para pejabat bisa mengetahui secara langsung keinginan masyarakat, serta dapat menyerap aspirasi masyarakat. “Jika kita mengetahui keinginan rakyat kecil seperti apa, maka rencana kebijakan yang akan ditetapkan pada program pembangunan paling tidak sesuai keinginan masyarakat,” katanya.

Dia berencana setiap tiga bulan sekali berkunjung ke desa-desa terpencil bersama pejabat di semua tingkatan, baik camat maupun kepada desa untuk berdialog bahkan menginap di rumah warga. “Kemungkinan setelah puasa ini kami akan memulai kegiatan kunjungan ke desa-desa itu. Kalau saat ini belum bisa karena masih Ramadhan,” kata Syafii.

Bupati Achmad Syafii mengakui terus terang, rencana kunjungan dan berdialog dengan warga di pelosok desa itu terinspirasi pola kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. “Pola kepemimpinan merakyat memang dirindukan oleh masyarakat. Pola seperti itu juga bisa memberikan masukan yang positif kepada para pejabat pemerintahan dalam menetapkan sebuah kebijakan,” ucapnya.

Ia menuturkan, sejauh ini dirinya merasa jauh dengan masyarakat, terutama saat menjadi anggota DPR RI, karena jarang bertemu secara langsung dengan rakyat kecil. “Saya merasakan betul, terasa jauh dari masyarakat, ketika jarang berkumpul dengan mereka,” katanya.

Disamping itu, sambung dia, dengan cara berbaur bersama masyarakat, maka para pejabat nantinya juga bisa merasakan secara langsung penderitaan dan kesulitan mereka. “Kebijakan pemerintah yang membumi dan prorakyat kecil, itulah yang sangat diharapkan masyarakat,” kata Achmad Syafii menambahkan. (MARD/Ant)