Dishub DKI Wajibkan Tes Urin Bagi Sopir AKAP

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Layaknya seorang atlet yang akan mengikuti pentas olahraga, pengemudi angkutan umum kini harus melakukan tes urine sebelum beroperasi. Hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan mengurangi kecelakaan jelang arus mudik.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono. Menurutnya, Dishub akan lakukan tes urine kepada sopir utama dan sopir cadangan pada bus angkutan Lebaran mulai H-7 hingga H+7. “Kita akan lakukan setiap hari mulai H-7 hingga H+7 Lebaran di empat terminal utama,” kata Pristono, Selasa (16/7) di Gedung Balaikota, Jakarta.

Empat terminal yang dimaksud Pristono adalah Terminal Lebakbulus, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Pulogadung. Ia menargetkan sebanyak 3.680 sopir akan di lakukan tes urine pada arus mudik tahun ini. Untuk itu, Dishub DKI Jakarta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Provinsi (BNP).

“Jika terbukti menggunakan narkotika maka sopir dilarang mengendarai. Kita minta kepada PO Bus untuk mengganti dengan sopir lainnya,” ujarnya.

Tes urine ini memang rutin dilakukan setiap tahun untuk para sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) jelang lebaran. Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui kandungan alkohol, amfetamin, benzodiazepin, tetrahydrocannabinol (THC), serta tekanan darah dan gula darah.

Dishub DKI juga akan menyediakan posko tes urine yang tersebar di terminal-terminal ibukota. Posko tersebut adalah salah satu posko dari empat posko yang disediakan selain posko kesehatan, posko kelaikan jalan, dan posko pengamanan terpadu. (HST)