Tak Akan Ada Razia KTP Sehabis Lebaran

Ilustrasi foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Pemprov DKI Jakarta berjanji tidak akan menggelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) – dikenal juga sebagai “razia KTP” – sebagaimana dilakukan pada pascalebaran tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah DKI akan memberikan keleluasaan untuk pendatang baru yang mau menyambangi ibukota tanpa harus terkena razia. “Sebagai penggantinya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) hanya akan melakukan pembinaan kependudukan yang akan diintensifkan pada H-7 hingga H+7 lebaran,” kata Kepala Dinas Dukcapil, Purba Hutapea, kepada wartawan, Selasa (16/7).

Kata Purba, dalam pembinaan kependudukan pihaknya tidak akan melibatkan jaksa, hakim, dan ataupun pihak kepolisian, karena kegiatan ini juga biasa dilakukan rutin dan berkesinambungan oleh Sudin Dukcapil, bekerjasama dengan RT, RW, serta lurah setempat.

Pihaknya akan melakukan sosialisasi agar masyarakat mentaati administrasi kependudukan yang berlaku. Masyarakat yang datang ke ibukota dan mau berdomisili tetap, harus mengikuti aturan yang berlaku. Kalau hanya sementara tinggal, harus membikin surat domisili sementara.

“Sosialisasi yang dilakukan mengenai aturan kependudukan, seperti surat keterangan pindah, jaminan tempat tinggal, dan jaminan pekerjaan. Sosialisasi akan diintensifkan di pemukiman penduduk, terminal, serta membagikan pamflet dan brosur,” tutupnya. (MSR)