Survey LSN : Gerindra dan Hanura Salip Demokrat

foto : jurnalibukota.wordpress.com

Jakarta, Sayangi.com – Secara tidak diduga, Partai Gerindra dan Partai Hanura menyalip posisi Partai Demokrat versi Lembaga Survey Nasional (LSN) yang melibatkan 1.230 responden di 33 Provinsi di Indonesia.  

“Dua partai pendatang baru Pemilu 2009 itu memperoleh elektabilitas lumayan baik, karena dua partai ini dipersepsikan publik sebagai partai bersih atau partai dengan kader yang jarang terlibat kasus korupsi,” ujar Manajer Statistik LSN Gema Nusantara dalam paparan hasil surveinya di salah satu hotel di kawasan Matraman Raya, Jakarta, Selasa (16/7).

Bila sebelumnya Partai Demokrat di berbagai lembaga survey konsisten di posisi ke-3, dalam survey LSN kali ini Demokrat terjerembab ke posisi 5. Gerindra di urutan 3 meraih 13,9 persen, dan Hanura dengan selisih lumayan besar di posisi ke-4 dengan raihan 6,9 persen.

Sedangkan di urutan 1 dan 2 masih bersaing ketat antara Partai Golkar 19,7 persen dan PDI Perjuangan 18,3 persen. “Jika pemilu dilaksanakan pada saat survei itu dilakukan, maka Partai Golkar dan PDI Perjuangan akan bersaing ketat untuk menjadi pemenang,” ucap Gema.

Partai Demokrat sebagai partai pemenang Pemilu 2009 posisinya kian di ujung tanduk dengan raihan 6.1 persen. Begitu pun dengan PKS yang saat suvey dilakukan antara 1-10 Mei 2013 dihebohkan kasus penangkapan Presidennya Luthfi Hassan Ishak, berada di posisi 10 dengan raihan 3,8 %.

LSN meyakini, kecilnya dukungan responden terhadap PD dan PKS adalah karena keterlibatan tokoh dua partai tersebut dalam kasus korupsi. Selain itu, pemberitaan dari media memberi andil yang sangat besar dalam pencitraan partai di depan publik.

Survei LSN melibatkan responden WNI berumur minimal 17 tahun terdiri dari masing-masing 50 persen laki-laki dan perempuan. Metode yang digunakan adalah tehnik wawancara dengan bantuan kuesiner.

Berikut ini data lengkap mengenai urutan partai berdasar hasil jajak pendapat LSN: 1. Partai Golkar 19,7 persen 2. PDI Perjuangan 18,3 persen 3. Partai Gerindra 13,9 persen 4. Partai Hanura 6,9 persen 5. Partai Demokrat 6,1 persen 6. PKB 4,8 persen 7. Partai Nasdem 4,6 persen 8. PPP 4,3 persen 9. PAN 3,8 persen 10. PKS 3,8 persen 11. PBB 1,4 persen 12. PKPI Indonesia 0,5 persen 13. Tidak memilih partai manapun 11,9 persen. (MARD/Ant)