Heboh Penjualan Rumah Singgah Bung Karno di Yogyakarta

Foto : Sayangi.com

Jakarta, Sayangi.com – Ribut-ribut soal rumah bersejarah yang pernah didiami Bung Karno di Yogyakarta dan dijual lewat situs tokobagus.com seharga Rp29,5 miliar disesalkan anggota DPR-RI Budiman Sudjatmiko. Namun Sri Sultan Hamengkubowono X justru meragukan keberadaan rumah bersejarah itu.

Budiman pemerintah yang lalai mengalokasikan anggaran untuk melindungi bangunan-bangunan bersejarah, termasuk rumah singgah Bung Karno di Patangpuluhan, Yogyakarta itu. “Mestinya pemerintah menganggarkan itu,” ucap Budiman saat dihubungi Sayangi.com di ponselnya, Rabu (17/7) dini hari tadi.

Bahkan Caleg No. Urut 4 dari daerah pemilihan Cilacap-Banyumas ini mencontohkan Amerika Serikat. Di negeri paman Sam itu, rumah-rumah yang pernah ditempati mantan Presiden dan tokoh-tokoh kemerdekaan mendapatkan perlindungan yang layak.

Rumah seluas 500 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 4.213 hektar itu ditawarkan lewat situs tokobagus.com. Pemasangan iklan tercatat sejak Kamis (11/7) pekan lalu. Dalam iklannya disebutkan, rumah itu pernah dijadikan Istana Presiden Darurat dengan judul Rumah dan Tanah Bersejarah Bung Karno oleh pemasang iklan bernama Yuskalvin.  

Namun kebenaran rumah bersejarah yang terletak di Jl. Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta, itu diragukan Sri Sultan Hamengkubowono X. “Saya kok tidak yakin, apa benar itu rumah singgah Bung Karno, itu di mana?,” kata Sultan usai Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-20 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (16/7).

Meski sudah diunggah dalam situs penjualan online, namun Ngarso Dalem, begitu Sultan biasa dipanggil rakyatnya, meragukan jika rumah itu merupakan rumah singgah Soekarno, karena sepengetahuannya, Soekarno saat di Yogyakarta tinggal di Yudonegaran. “Mestinya pada waktu Ibu Kota RI di Yogyakarta kan, Soekarno bersama tinggal di Yudonegaran ya kan,” tegas Ngarso Dalem.

Kemudian, lanjut Sultan ketika Soekarno ditangkap, Fatmawati dan Megawati tinggalnya di Dalem kawasan pinggir kali code dekat Museum Perjuangan Kampung Brongtokusuman ke utara, yang sekarang dibongkar jadi lapangan tenis. “Saya tidak yakin selain di sana Bung Karno singgah. Pengertian singgah itu seperti apa, sejam atau berapa hari saya tidak tahu,” imbuh Sultan.

Sedangkan Yuskalvin, pemasang iklan menjelaskan, rumah itu terdiri dari lima kamar tidur dan 2 kamar mandi. Sertifikat rumah itu, ungkap Yuskalvin, dimiliki oleh 15 ahli waris dari Purbodiningrat, mereka adalah keturunan dari Purbodiningrat yang merupakan teman dari Mangil Martowidjojo.

“Kalau berminat, nanti saya antar. Tetapi saya janjian dulu sama ahli waris,” terang Yus, mengaku sudah diberi kuasa ahli waris menawarkan rumah itu. (MARD/Ant)