Elektabilitas Rendah, PPP Tak Pernah Peduli Lembaga Survei

Jakarta, Sayangi.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak begitu peduli dengan poling lembaga survie, termasuk Lembaga Survei Nasional (LSN) yang melansir elektabilitas PPP mendapat 0,9 persen suara. Sebab, lembaga survei tidak pernah terbuka siapa penyandang dananya ketika melakukan survei.

“PPP sejak dahulu tidak terlalu begitu peduli dengan poling survei lembaga manapun. Sehingga kita tidak tahu survei itu untuk apa,” kata Wakil Ketua Umum DPP PPP, Lukman Hakim Saifuddin, di Jakarta, Selasa (16/7).

Hasil survei tentang elektabilitas partai politik di negara lain, kata Lukman, dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki reputasi dan kredibel. Sementara di Indonesia, lanjut Lukman, lembaga survei tidak jelas siapa pemiliknya.

“Metodologinya tidak jelas. Padahal (survei) ada ilmunya,” tambah Lukman yang juga Wakil Ketua MPR RI itu.

Menurut Lukman, lembaga survei yang tidak akuntable akan kehilangan kepercyaaan masyarakat. Dan bagi partai yang dipimpin Suryadharma Ali itu, kata Lukman, hasil survei seperti LSN tidak akan berpengaruh karena masyarakat Indonesia semakin terdidik.

“Masyarakat sangat dinamis. Boleh jadi sangat berbeda,” katanya.

Kendati demikian, Lukman mengatakan hasil survei LSN akan menjadi pemantik semangat bagi kader PPP untuk terus bekerja dan mengabdi kepada masyarakat tanah air. PPP juga, kata dia, belum memutuskan target perolehan suara atau kursi di parlemen melalui Pemilihan Legislatif 2014 yang akan datang.

“Itu menjadi masukan tapi sebenarnya tanpa tau dengan poling, PPP tetap bergerak ke bawah apalagi setelah kita lakukan pembekalan untuk menghidupkan mesin politik,” katanya. (HST)