Mepet Deadline, Bank Mutiara Dilepas Mengikuti Harga Pasar?

Ilustrasi: lps.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan, mereka hanya punya waktu enam tahun untuk mengakuisisi Bank Mutiara. Padahal, divestasi Bank yang dulu bernama Century ini telah memasuki tahun kelima. Jika sampai batas waktu yang ditentukan, Mutiara belum laku, harganya bisa naik atau merosot mengikuti “harga pasar”.

Saat ini LPS masih menjual Bank Mutiara dengan harga minimal Rp 6,7 triliun. “Baru pada tahun keenam 2014 akan dilepas pada harga terbaik. Bisa di atas, bisa di bawah Rp 6,7 triliun,” ungkap Kepala Eksekutif LPS Mirza Adityaswara, saat media gathering di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7) malam.

Sebelumnya, akuisisi PT. Bank Mutiara Tbk mulai menemui titik cerah, setelah ada dua bank asing masuk ke tahap penawaran harga (preliminary bid). “Dua bank asing tersebut telah beroperasi di Indonesia,” ujar Mirza. Namun LPS masih memeroses penjualan saham Bank Mutiara itu. Pendaftaran proses lelangnya sendiri bakal ditutup pada 1 Juli 2013.

Sejauh ini sudah ada enam calon investor yang telah menyatakan minat. Namun, hanya lima calon investor yang telah mendaftar dengan memasukkan dokumen yang dipersyaratkan. LPS telah melakukan penilaian dan prakualifikasi terhadap berkas calon investor yang telah mendaftar. Berdasarkan hasil penilaian dan prakualifikasi, terdapat dua calon investor yang memenuhi persyaratan administratif, sehingga dapat mengikuti tahapan lebih lanjut pada proses penjualan saham Bank Mutiara.

“Dua bank asing bisa lanjut ke proses berikutnya yaitu preliminary bid, lalu due dilligent,” jelas Mirza. Kedua bank tersebut menyatakan ketertarikan untuk berinvestasi dan memperluas lini bisnis di tanah air. Diketahui, Bank Mutiara bergerak di sektor ritel, mikro, dan konsumer.

Mirza menuturkan, saat ini calon investor diberi kesempatan untuk mengajukan penawaran harga. Yang jelas ada dua investor. “Sabar saja (identitas investor, red), mereka juga tidak mau diungkap identitasnya. Sekarang akan fit and proper test di BI. Kalau memang serius, akan dilepas,” tutup Kepala Eksekutif LPS.

Diketahui, penjualan bank dulu yang bernama Bank Century tersebut harus dilakukan dengan harga sesuai dengan ketetapan Undang-Undang senilai Rp 6,7 triliun. LPS memiliki waktu hingga akhir tahun ini untuk divestasi sahamnya. Apabila Bank Mutiara tidak kunjung mendapatkan pembeli hingga 2014, LPS diberi kewenangan untuk menjual Bank Mutiara dengan harga pasar. (MSR)