Mantan Tim Sukses SBY Pimpin Tim Lobi Djoko Santoso

Foto: Indonesiaasa.com

Jakarta, Sayangi.com – Mantan Sekretaris Pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mayjen TNI (Purn) H. Kurdi Mustofa telah menyatakan siap untuk memimpin tim lobi bagi pemenangan Jenderal TNI (Purn) H. Djoko Santoso (Djokosan) pada Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat.

“Kalau Pak Djoko Santoso diundang untuk mengikuti Konvensi Capres Partai Demokrat, tim lobi siap memenangkannya. Ada tim khusus untuk melakukan lobi di bawah koordinasi Pak Kurdi Mustofa,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Indonesia ASA (Adil, Sejahtera, Aman) Usamah Hisyam kepada pers di Jakarta, Rabu (17/7).

Kurdi Mustofa pernah menjadi Sekretaris Pribadi Presiden SBY dan menjelang Pemilu 2009 pindah jabatan sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Sosial.

Kurdi, kelahiran Salatiga 12 Mei 1952, itu juga adalah salah satu tokoh lahirnya Partai Demokrat yang digagas SBY dan kini Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) yang beranggotakan 4,7 juta orang.

Kurdi menjelaskan, tim lobi bagi pemenangan Djoko Santoso pada Konvensi Capres Partai Demokrat selengkapnya adalah Mayjen TNI (Purn) Kurdi Mustofa (Ketua) dengan anggota Mayjen TNI (Purn) Prijanto (Wagub DKI 2007-2012 yang diusung Partai Demokrat) dan Sarjan Tahir (Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat 2004-2008) serta Usamah Hisyam.

Sementara itu, Usamah adalah Koordinator SBY Media Center 2003-2004 serta penulis biografi ‘SBY Sang Demokrat.’ Selain itu ia pernah memimpin Partai Demokrat Provinsi Banten.

Kini Usamah memimpin Lembaga/Gerakan Indonesia ASA yang digagas Panglima TNI 2007-2010, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso.

Gerakan Indonesia ASA sendiri berharap tiga tahapan survei terhadap popularitas dan elektabilitas Capres yang mengikuti Konvensi Capres Partai Demokrat nanti dilakukan secara terbuka dengan melibatkan lembaga survei yang teruji independensi dan profesionalitasnya.

“Tim lobi Gerakan Indonesia ASA semuanya pernah aktif di Partai Demokrat. Kami menunggu undangan Konvensi Capres Demokrat. Namun jika Djoko Santoso tak diundang, kami akan secara intensif melobi partai nasionalis untuk mendukung Djoko Santoso sebagai Capres,” kata Usamah.

Menurut Presiden Direktur majalah “Men’s Obsession’ itu, saat ini sudah ada empat partai nasionalis yang didatangi tim lobi. Ada yang mendukung Djoko Santoso maju sebagai Capres, tapi ada juga yang menyarankan maju sebagai Cawapres. Namun Usamah masih merahasiakan partai mana saja yang sudah dilobi pihaknya itu.

Ia juga menjelaskan, upaya memperkenalkan Djoko Santoso sebagai Capres 2014-2019 pada tingkat elit relatif sudah bagus, namun pada tingkat ‘grass root’ (akar rumput) masih belum optimal. Oleh karena itu kini sudah dibentuk tim untuk makin memperkenalkan Djoko Santoso selaku Capres pada masyarakat luas.

“Kami telah membentuk tim penguatan arus bawah yang terbagi dalam dua kawasan, yakni kawasan Indonesia Barat dan Indonesia Timur,” kata Usamah sambil menambahkan bahwa Djoko Santoso juga terus berkeliling meresmikan kepengurusan Gerakan Indonesia ASA di semua provinsi. (HST/ANT)