Arwani: Tarif Angkutan Umum Tak Boleh Dinaikkan

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengingatkan agar jasa angkutan umum jangan sampai mengabaikan kebijakan pemerintah yang menetapkan tarif angkutan umum naik 20 persen saat arus mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan diharapkan agar tidak melebihi ketentuan tersebut.

“(Angkutan umum) Itu harus mengikuti kebijakan pemerintah yaitu 20 persen,” kata Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Arwani Thomafi kepada Sayangi.com, di Jakarta, Rabu (17/7).

Menurut Arwani, masyarakat yang ingin pulang merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman dengan menggunakan jasa angkutan umum jangan sampai dirugikan. Sebab, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan terkait tarif jasa angkutan umum tersebut.

“Saya kira jangan sampai masyarakat dirugikan,” kata Arwani.

Saat ditanya apakah ada sanksi jika ada jasa angkutan umum yang melanggar kebijakan pemerintah itu, Arwani mengatakan bahwa harus ada aturan yang tegas untuk itu. “Saya kira harus ada aturan yang tegas untuk itu,” pungkasnya. (HST)