Ahok Janji Tuntaskan Gaji Petugas Kebersihan Manggarai

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Wagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyatakan akan menggali informasi terkait gaji petugas kebersihan di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan yang belum dibayarkan.

“Kami akan segera menyelesaikan persoalan itu. Kami harus cek dulu kesalahannya di mana. Ada yang bilang di pihak ketiga putus kontrak, akhirnya dia tidak dibayar. Karena ini ‘kan menurut orang Dinas PU, mereka ini sudah bayar,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, saat dikunjungi wartawan di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (17/7).

Diketahui bahwa tunggakan gaji pekerja sampah selama empat bulan itu membuat sebagian petugas kebersihan mogok kerja. Akibatnya, puluhan ton sampah menumpuk di Pintu Air Manggarai. “Saat ini memang ada transisi tanggungjawab di sejumlah pekerjaan yang ditangani Dinas PU. Kalau yang di kebersihan, memang ada transisi, katanya soal alat berat,” jelas Ahok.

Lebih lanjut Ahok mengatakan, pekerja itu bukan honorer, hanya saja barangkali ia merasa dia honorer dan dia kerja untuk Pemda, padahal diketahui dia bekerja untuk kontraktor. “Makanya saya suruh selidiki. Permasalahan yang terjadi bukanlah terkait soal anggaran. Uang sudah ada. Banyak oknum setannya di PU, saya belum periksa tuh PU nyolong-nyolong semua. Konsultan-konsultannya semua,” tegasnya.

Lebih tegas lagi Ahok mengatakan anggaran yang ada saat ini di PU memang dikurangi sebanyak 25 persen dana yang dikembalikan, bahkan dipotong sampai 40 persen pun masih bisa, dan dana masih ada di PU.

“Memang dikurangi 25 persen atau sekitar Rp 1,3 triliun dana yang dikembalika, bahkan dipotong 40% pun masih bisa. Biar tahun depan nanti saya potong 40%. Kalau enggak suka biar keluar saja jadi PNS DKI atau dari DKI. Ini biar nggak main-main, ini persoalan umum yang berkaitan dengan kebersihan dan kenyamanan rakyat,” pungkasnya. (MSR)