Cita Rasa Gultik Blok M yang Ngangenin

Foto: Sayangi.com/Tri Harningsih

Jakarta, Sayangi.com – Kuliner Indonesia memang patut jadi kebanggan, citarasa dari berbagai daerah nusantara kini bisa anda temukan dibeberapa wilayah perkotaan. Di Jakarta tepatnya di kawasan Blok M, terdapat kuliner sederhana dengan rasa yang begitu istimewa. Siapa yang tak mengenal gultik atau gulai tikungan? Citarasa masakan Jawa yang satu ini begitu diminati para masyarakat, baik lokal, pendatang hingga para wisatawan mancanegara.

Berlokasi di trotoar tikungan Jalan Mahakam tepatnya di belakang pusat perbelanjaan Blok M Plaza, belasan pedagang gultik setiap harinya mangkal menjajakan citarasa gulai nya masing-masing sejak sore menjelang hingga subuh dini hari. Fasilitas gerobak pikul khas Jawa, kursi plastik tanpa meja dan payung parasol menambah suasana makin khas. Gultik ini ditawarkan dengan harga sangat murah, hanya 8000 rupiah perporsi. Gulai sapi disajikan lengkap dengan nasi hangat, kerupuk, bawang goreng, sambal dan sedikit kecap manis. Rasanya, dijamin membuat lidah anda ingin porsi yang kedua.

Uniknya, masing-masing pedagang memiliki resep rahasia sehingga citarasa yang dihasilkan pun berbeda. Sebut saja gultik Pakde Hardi (58). Kursi-kursi plastik yang disediakannya selalu penuh antrian orang yang ingin menikmati gulai khasnya. Citarasa gultik beliau lebih terasa bumbu rempahnya, terlihat kuahnya yang lebih kental dan kekuningan. Setidaknya orang-orang yang makan di gultiknya selalu makan hingga 2 porsi.

“Rasanya mantap dan ngangenin, saya kalau makan disini selalu nambah sampai 3 piring” begitu papar Derry (31), pegawai yang berkantor dibilangan Cawang.
Menurut Pakde Hardi, masakan gultik atau gulai nasi ini berasal dari Sukoharjo yang terletak diantara Solo dan Wonogiri. “Hampir semua pedagang disini berasal dari Sukoharjo dan Solo, turun temurun sejak tahun 1978” ungkap Pakde Hardi sambil menikmati makanan berbuka puasanya.

“Pertama kali di tahun 70-an, gulai nasi ini mangkal di terminal Blok M, namun sejak tahun 1986 ketika tempat mangkal kami akhirnya digusur, kami pun dipindahkan ke tikungan ini. Rata-rata pedagang yang sekarang itu adalah generasi kedua dari pedagang sebelumnya, entah anak-anaknya atau kerabatnya” lanjutnya dalam perbincangan santai dengan sayangi.com sore kemarin (16/7).

Gultik Mahakam ini buka sejak pukul 18.30 hingga pukul 03.00 dini hari. Jadi buat anda yang ingin berbuka puasa atau bahkan membutuhkan makanan untuk sahur, gultik Mahakam ini bisa jadi alternatif pilihan anda. (FIT)