Hatta Rajasa Satukan Perizinan Impor Pangan

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Seminggu awal puasa, masyarakat harus menelan pil pahit: harga kebutuhan pokok melambung! Salah satu faktor kenaikan adalah kisruh kuota impor bahan pokok, dimana pemerintah saling lempar tanggung jawab. Mengatasi itu, pemerintah menginisiasi pelayanan satu atap untuk perizinan impor pangan.

“Kami akan satukan atap perizinan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk pelayanan yang lebih baik,” tegas Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai Rapat Koordinasi (Rakor) membahas stabilitas harga pangan bersama menteri-menteri di bidang perekonomian di Kantor Kemenko, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/7).

Hatta mengingatkan, agar Menteri Pertanian merekomendasi kebutuhan impor bersama Menteri Perdagangan. Hal ini bertujuan untuk mempersingkat proses pengambilan kebijakan. “Rekomendasi harus kedua menteri menjadi lebih baik dan prosesnya serta governancenya,” ungkapnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan bahwa tidak ada perdebatan kebutuhan impor di pemerintah. Ia menuturkan, kebijakan impor sangat penting, untuk itu dengan hasil rakor tadi diharapkan segera ada  percepatan kebutuhan pangan.

“Sasaran yang ditetapkan demi menjaga suplai cukup, serta menjaga konsumsi masyarakat. Memberikan share yang penting kepada masyarakat,” tandas Hatta. (HST)