Ambil Ibrah Si Pitung, Prabowo: Indonesia tak Boleh Tunduk Pada Asing

Foto: sayangi.com/MA

Jakarta, Sayangi.com – Untuk ke sekian kalinya, Prabowo Subianto kembali menggelar puasa bersama warga. Kali ini, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menggelar puasa bersama warga sekitar kompleks rumah Si Pitung di kawasan Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (17/7/2013).

Dalam sambutannya, Prabowo selain menyebutkan identitas dirinya yang merupakan keturunan Betawi, juga mengisahkan perihal Si Pitung. Bagi Prabowo, Pitung merupakan sosok teguh yang dalam kondisi apapun tak mau tunduk pada Belanda.

“Saya adalah putra Betawi yang dilahirkan di Budi Kemulyaan. Jadi saya asli Betawi. Saya waktu kecil bangga ada cerita Si Pitung, cerita bagaimana Belanda takut sama Si Pitung, karena Si Pitung dilindungi oleh rakyat. Sering sekali pada saat Belanda tanya rumah Pitung selalu diberikan alamat yang salah-salah oleh rakyat,” kata Prabowo.

Keteguhan sikap ini kata Prabowo menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia, khususnya Betawi tidak mau tunduk pada penjajah.

“Itu satu bukti kalau rakyat Betawi tidak mau tunduk pada Belanda. Maka seharusnya rakyat Indonesia tidak boleh tunduk kepada asing, buktikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat. Dengan kekayaan Indonesia yang berlimpah, maka rakyat Indonesia harus cerdas dan mampu mengelola kekayaan yang berlimpah,” kata Prabowo.

Acara ini berlangsung secara meriah. Musik gambus dan pencak silat selamat datang ala Betawi mengiringi kemeriahan ini sekaligus mengiringi langkah Prabowo yang diberikan kehormatan sebagai warga Betawi dengan penyematan baju Betawi.

Namun Prabowo meminta agar kader Gerindra tidak larut dalam kemeriahan ini.

“Saya menghimbau kepada seluruh kader Gerindra untuk memperhatikan warga Marunda, karena seperti apapun kemeriahan acara ini, saya malu karena kader Gerindra tidak memberikan yang terbaik bagi warga, tanyakan apa kesulitan dan masalah mereka, bantulah mereka agar kehidupan mereka lebih baik, karena tujuan perjuangan Gerindra adalah membangun kemandirian bangsa dan kemajuan dan kesejahteraan rakyat,” kata Prabowo.

“Kita berharap seluruh aparat pemerintah dari pusat sampai daerah jangan jadi maling, sejahterakan rakyat Indonesia.”

Muhammad Taufik, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta saat mendampingi Prabowo Subianto mengatakan, Warga Marunda Cilincing Jakarta Utara harus mendapatkan perhatian khusus.

“Daerah ini tidak boleh kumuh, infrastrukturnya harus bagus, karena di sekitar Marunda ada Kawasan Berikat Nasional (KBN) dan perusahaan-perusahaan besar lainnya, apalagi ada rencana pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) oleh pemerintah pusat dan Pemprov DKI,” kata Taufik.

Taufik juga meminta perusahaan-perusahaan di sekitar Kampung Marunda Pulo agar memerhatikan kesejahteraan warganya.

“Daerah ini terdapat komplek rumah Si Pitung harus dijaga kelestariannya sebagai cagar budaya. Jadi perusahaan-perusahaan di sekitar Marunda harus ada perhatian melalui kegiatan CSR terhadap masyarakat sekitar.”