Pemerintah Kecewa Pedagang Sapi tak Kunjung Turunkan Harga

Foto: kemendag.go.id

Jakarta, Sayangi.com – Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku kecewa dengan pengusaha sapi yang menjual sapi ke rumah pemotongan hewan (RPH) dengan harga tinggi. Menurutnya, pengusaha masih bisa menurunkan harga sapi agar harga daging sapi tetap stabil.

“Tentunya kami juga cukup kecewa dengan pedagang-pedagang atau pengusaha sapi yang sudah dialokasikan 109 ribu ekor. Sayangnya mereka bukan hanya memotong secara cepat, tapi juga belum menurunkan harga,” kesal Gita usai Rapat Koordinasi di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/6/2013).

Menurut Gita, mereka masih menjual ke RPH dalam bentuk karkas kurang lebih harga Rp37.000/Kg. Seharusnya, kata dia, mereka masih bisa menurunkan harga.

Selain itu, masih dijelaskan Gita, pemerintah terus berupaya untuk menstabilkan harga daging sapi. Pihaknya akan melakukan impor daging sapi potong di luar impor 3.000 ton daging sapi Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam waktu dekat ini.

“Insyaallah kita akan melakukan stabilisasi harga untuk mencapai harga rata-rata sama dengan harga¬† tahun lalu Rp75 ribu,” ujarnya. Diketahui, pemerintah mengambil sikap dengan mendatangkan pasokan daging sapi impor dalam bentuk sapi siap potong.

Sementara itu Pembahasan Rakor Kementerian Perekonomian hari ini membahas stabilisasi harga dalam jangka pendek. Untuk jangka menengah dan jangka panjang, pemerintah akan membuat perizinan impor daging sapi dalam satu atap.

“Kementerian Pertanian sudah sepakat, dengan mengacu Undang-Undang Peternakan, rekomendasi teknis (impor sapi) dari pertanian itu hanya dilakukan tiap tahun saja. Tapi kalau menentukan siapa, berapa kilogram dapatnya itu di Kemendag, dan akan kita rancang.” (MI)