Apple Picu Eksploitasi Anak Pekerja Tambang di Bangka?

Foto: Guardian

Bangka Belitung, Sayangi.com – Perusahaan teknologi raksasa, Apple tengah menyelidiki apakah timah yang ditambang dari Pulau Bangka di Indonesia, di mana anak-anak terkena dampak kerusakan lingkungan sekaligus sebagai tenaga kerja pencari timah yang digunakan dalam iPhone dan produk lainnya seperti yang dilaporkan Guardian.

Guardian mengungkapkan tahun lalu bahwa penambangan timah di Pulau Bangka sebagian besar tidak diatur dan tergantung pada pekerja anak serta menyebabkan kerusakan lingkungan, dikatakan juga bertanggung jawab untuk 150 kematian penambang setiap tahun.

Apple mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kekhawatiran terbaru tentang pertambangan ilegal timah dari daerah ini meminta Apple untuk memimpin kunjungan pencarian fakta untuk mempelajari lebih lanjut.”

Perusahaan yang berbasis di California itu akan bekerja dengan Electronic Industry Citizenship Coalition (EICC) dan mendanai sebuah studi baru ke dalam penambangan timah di wilayah Pulau Bangka sehingga lebih dapat memahami situasi yang terjadi disana.

Friends of the Earth mengatakan langkah itu adalah langkah pertama yang diterima. Tapi Apple masih menolak untuk berbicara secara terbuka bahwa pihaknya datang untuk melakukan klarifikasi bahwa timah yang berada dalam smartphone berasal dari sana.

Tekanan pada perusahaan smartphone terbesar, Samsung dan Apple, dipimpin oleh Friends of the Earth membuat kampanye besar yang bertujuan memaksa mereka untuk menyatakan secara terbuka apakah mereka menggunakan timah yang dihasilkan di Bangka dalam produk elektronik mereka. Kampanye ini juga menyerukan perusahaan smartphone untuk melaksanakan rencana menghentikan masalah manusia dan lingkungan akibat pertambangan timah dan untuk sepenuhnya transparan dalam memasok bahan mentah produk mereka.

Setelah ini, Samsung mengakui pada bulan April bahwa ponsel mereka mungkin berisi timah dari areal tambang di Bangka tetapi mereka menyampaikan tidak secara langsung mengambil dari Bangka.

Sementara itu, menurut Apple, 249 dari pemasoknya menggunakan timah dalam komponen untuk produk-produknya. Namun, ia tidak secara terang mengungkapkan bahwa produknya menggunakan timah dari Bangka. (FIT/Guardian)