Calon Presiden Konservatif Chile, Pablo Longueira Mengundurkan Diri

Foto: Guardian

Santiago, Sayangi.com – Calon Presiden dari Partai koalisi konservatif, Pablo Longueira telah mengundurkan diri untuk menjadi Presiden karena mengalami depresi usai diputuskan untuk mewakili kelompok kanan. Hal itu disampaikan oleh putranya.

Kejutan pengunduran diri Pablo Longueira diharapkan lebih memudahkan jalan mantan presiden Michelle Bachelet dari Partai Sosialis, yang terdepan untuk pemilihan 17 November mendatang.

“Ayah kami sakit,” kata Juan Pablo Longueira pada konferensi pers. “Setelah pemilihan primer, dan setelah mengambil beberapa hari istirahat, kesehatannya memburuk sebagai akibat dari serangan depresi yang didiagnosis secara medis.”

Longueira (55) adalah mantan menteri ekonomi dan salah satu anggota pendiri Partai konservatif Uni Demokratik Independen yang didukung kediktatoran Jenderal Augusto Pinochet.

Ia masuk dalam pemilihan calon presiden tiga bulan lalu ketika Laurence Golborne, seorang pengusaha karismatik yang dipandang sebagai harapan kaum kanan menjadi yang terbaik untuk memegang kekuasaan dipaksa keluar oleh skandal keuangan.

Longueira, yang mendukung kebijakan ekonomi pasar bebas dan menentang pernikahan gay dan aborsi, memenangkan pemilihan calon presiden kelompok koalisi konservatif yang diadakan bulan lalu oleh Aliansi tengah-kanan untuk Chile (blok untuk memilih calon untuk menggantikan presiden konservatif Sebastian Pinera).

Bachelet, yang mengakhiri masa kepresidenan selama empat tahun pada tahun 2010 dengan penilaian popularitas yang tinggi, berkampanye janji untuk menggunakan masa jabatan kedua untuk melawan ketimpangan pendapatan besar Chile, mengubah konstitusi era Pinochet-dan memberikan pajak reformasi dan pendidikan. (FIT/Guardian)