KIP Aceh: Baru Partai Politik Yang Boleh Kampanye

Ilustrasi: Lumbungdesa.net

Banda Aceh – Sayangi.com – Maraknya Calon Legislatif (Caleg) yang curi start melakukan kampanye di Aceh, baik untuk Caleg Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK), maupaun Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) membuat Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh angkat bicara. Menurut Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, SH saat ini hanya partai politik yang sudah boleh melakukan kampanye. Sedangkan Calon Legislatif (Caleg) masih belum dibolehkan untuk melakukan kampanye, karena Caleg sampai saat ini belum di tetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT).

“Hanya partai politik yang sudah boleh kampanye, karena telah ditetapkan sebagai peserta pemilu, sedangkan untuk Caleg belum di tetapkan menjadi DCT, jadi belum bisa lakukan kampanye,” kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, SH di Banda Aceh, Kamis (18/7).

Katanya, hal ini sesuai dengan Undang-undang nomor 8 tahun 2012 pasal 83 ayat 1, boleh dilakukan kampanye setelah 3 hari ditetapkan oleh KIP atau KPU. Apabila belum ditetapkan, alias masih daftar sementara, maka Caleg tidak dibolehkan kampanye maupun mengajak pemilih untuk memilih dirinya.

Sedangkan mengenai partai politik, sebutnya, telah dibolehkan untuk mensosialiasikan caleg-calegnya. Kecuali yang belum dibolehkan adalah rapat umum terbuka dan kampanye di media massa.

“Kalau partai politik mau memberitahukan caleg-caleg mereka dibolehkan, tetapi harus partai politik yang melakukannya,” imbuhnya.

Mengenai penindakan pelanggaran tersebut, Ridwan Hadi mengatakan itu menjadi ranahnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sedangkan KIP hanya selaku penyelenggara pemilu dan tidak memiliki wewenang melakukan penindakan. Kendatipun demikian, Ridwan Hadi telah melakukan koordinasi dengan pihak Banwaslu mengenai adanya potensi-potensi pelanggaran kampanye sebelum masanya.

Ridwan Hadi menegaskan, Caleg dibolehkan mengampanyekan dirinya secara langsung pada masyarakat setelah KIP nantinya menetapkan menjadi DCT, sedangkan saat ini mereka semua masih dalam proses verifikasi dan sekarang masih masuk dalam masa perbaikan.

Oleh karena itu, sesuai dengan regulasi yang ada, Ridwan Hadi mengingatkan kepada seluruh Caleg agar untuk sementara tidak melakukan kampanye secara pribadi. Bilapun ingin melakukan sosialiasi, maka bisa berkoordinasi dengan partai politik masing-masing yang mengusung dirinya sebagai Caleg.

“Kalau mau dilakukan sosialiasi, ya bisa dilakukan oleh partai politik, karena partai politik telah dinyatakan sebagai peserta pemilu, sedangkan Caleg belum ditetapkan sebagai peserta pemilu,” tutup Ridwan Hadi. (HST)