Selain Halal, Penganan Aceh Juga Bebas Bahan Kimia

Foto: Antara

Banda Aceh, Sayangi.com – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan, makanan siap saji menjelang berbuka di Banda Aceh aman untuk dikonsumsi dan bebas bahan kimia.

Pernyataan Illiza terkait isu makanan berformalin yang ditemukan pekan lalu. “Makanan di Banda Aceh yang dijual menjelang berbuka puasa layak konsumsi, karena sudah tidak lagi mengandung zat kimia yang berbahaya,” kata Wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Jamal, Sabtu (20/7) kepada Sayangi.com.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Aceh. Hasil dari pemeriksaan di laboratorium, setiap makanan dan minum tidak mengandung zat kimia. “Semua makanan dan minum negatif mengandung zat kimia seperti formalin, boraks, dan juga pewarna makanan,” tambahnya.

Masih kata Illiza, ini menunjukkan kesadaran dari masyarakat dan penjual makanan makin meninggi, setelah Pemerintah Kota Banda Aceh bekerjasama dengan BPOM melakukan sosialiasi agar masyarakat tidak menggunakan zat berbahaya dalam makanan.

Illiza tidak menampik, beberapa bulan yang lalu pernah ditemukan makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut. Tetapi, katanya, setelah dilakukan pembinaan dan diberikan pengarahan, sekarang mereka tidak lagi menggunakan zat kimia tersebut.

Sementara itu, Kepala BPOM Aceh, Dra.Syamsuliani Apt, MM kepada Sayangi.com menyebutkan, makanan di Banda Aceh terbebas dari zat kimia berdasarkan pemeriksaan terhadap 20 sampel. “Semuanya negatif dari zat kimia tersebut,” tukas Syamsuliani.

Sebelumnya ia pernah menemukan makanan berformalin di acara Ramadhan Fair di Taman Sari Banda Aceh, pekan lalu. Tetapi mereka telah diberi pembinaan dan diminta tidak kembali menggunakan zat tersebut. “Waktu itu kita temukan di bakso dan mie, tapi yang membuat mie tersebut telah kita berikan pembinaan,” ungkapnya. (MSR)