Polisi Diminta Antisipasi Pemogokan Sopir Tangki

Foto : Antara

Gunung Kidul, Sayangi.com – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta kepolisian setempat menyiagakan beberapa personel yang mampu mengemudi untuk mengantisipasi sopir yang mogok pada H-7 hingga H+7 Lebaran 1434 Hijriah.

“Kami mendapat informasi sopir tangki bahan bakar minyak akan melakukan demonstrasi menuntut kenaikan gaji dan tunjangan. Untuk itu, kami meminta ada personel polisi yang dapat mengemudikan mobil untuk disiagakan menjelang dan saat Lebaran,” kata Pengelola SPBU jalan Baron-Wonosari Sri Sugiyanti di Gunung Kidul, Selasa (23/7).

Selain itu, ia meminta Polres Gunung Kidul melakukan patroli keliling untuk melaukan pengamanan SPBU. Sebab, H-7 dan H+7 Lebaran merupakan waktu rawan, karena akan terjadi antrean panjang di SPBU, terutama antrean bus pariwisata.

“Berdasarkan pengalaman Lebaran 2012, dengan adanya patroli dari kepolisian, kami sangat nyaman dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kami khawatir saat masih puasa terus terjadi antrean panjang akan memicu emosi para pembeli,” kata dia.

Kapolres Gunung Kidul AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan siap menerjunkan personelnya ke beberapa titik rawan permasalahan seperti di SPBU yang mengalami antrean panjang. Selain itu pihaknya juga akan menugaskan kepada anggotanya untuk melakukan patroli keliling.

“Meski tidak diminta, kami secara rutin telah dan akan melakukan patroli keliling untuk memantau situasi keamanan di Gunung Kidul,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan untuk mengantisipasi pemogokan sopir yang meminta tunjangan dinaikkan, pihaknya telah menyiapkan empat personel yang memiliki kemampuan menyetir mobil.

“Berdasarkan arahan dari Polda, kami memang diminta menyedikan personel yang memiliki kemampuan untuk mengemudi. Kami sudah menyiapkannya,” kata dia. (MARD/Ant)