Edward Snowden Bersiap Meninggalkan Rusia

Foto: hughash.wordpress.com

Sheremetyevo, Sayangi.com – Mantan kontraktor intelijen NSA yang menjadi buronan Amerika Serikat, Edward Snowden akhirnya mendapatkan ijin resmi meninggalkan bandara Sheremetyevo, Moskow, Rusia. Badan Migrasi Federal Rusia dilaporkan sudah mengeluarkan sebuah dokumen perjalanan yang akan segera akan diberikan kepadanya. Namun belum diketahui dengan pasti apakah dirinya akan menuju negara lain yang memberikannya suaka.

Seperti dilansir bbc, penasehat hukumnya, Anatoly Kucherena, yang saat ini sudah tiba di bandara mengatakan akan bertemu Snowden namun masih belum ada ketarangan lebih lanjut. Snowden sudah berada di kawasan transit bandara sejak tiba dari Hong Kong pada tanggal 23 Juni. Selama terjebak di bandara Rusia, dia membuat permintaan suaka di negara-negara Amerika Latin seperti Venezuela, Bolivia dan Ekuador. Hanya saja, Amerika Serikat telah memblokade jalur penerbangan beberapa negara yang harus dilewatinya menuju negara-negara yang memberikannya suaka.

Pada akhirnya, Snowden meminta suaka sementara di Rusia. Pihak berwenang Amerika Serikat mencarinya karena membocorkan rincian tentang program pengawasan situs-situs sosial media yang dilakukan pemerintah AS.

Sebuah sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa dengan dokumen tersebut, Snowden boleh meninggalkan ‘wilayah steril’ bandara. “Warga Amerika itu sedang bersiap-siap untuk pergi. Dia akan mendapat pakaian yang baru. Dokumen akan diberikan kepadanya melalui Kucherena,” seperti dilaporkan Interfax.

Sementara itu RIA Novosti mengutip sumber dari petugas perbatasan Rusia bahwa dia akan diizinkan ke luar dari bandara jika menunjukkan dokumen. Bagaimanapun belum ada komentar dari badan migrasi dan juga kepastian apakah dia bersiap-siap untuk melintasi perbatasan Rusia untuk menuju negara lain.

Amerika Serikat ingin mengadilinya namun Rusia hingga saat ini menolak untuk menyerahkannya karena tidak ada perjanjian ekstradisi antara kedua negara. (FIT/bbc)