Nasdem Terancam Kehilangan 4 Caleg di DPRD Malut

Foto : Antara

Ternate, Sayangi.com – Empat caleg Partai Nasional Demokrat (Nasdem) terancam dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara (Malut). Keempat Caleg Nasdem itu masih menjabat anggota DPRD dari partai politik lamanya.

Ke-empat Caleg Nasdem itu, masing-masing Hari Saroden yang pindah dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Imran Barmawi pindahan dari Partai Barisan Nasional (Barnas), Umar Muksin pindahan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Ishak Naser pindahan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Ke-empat Caleg Nasdem itu masuk diantara enam anggota DPRD Malut yang terancam gagal Nyaleh di Pemilu 2014 nanti. Penyebabnya tak lain belum tuntasnya surat pemberhentian dari DPRD tempaynya kini bertugas.

“Hingga kini, enam anggota DPRD aktif yang pindah partai belum juga memasukkan keterangan pemberhentian dari DPRD, jika sampai 1 Agustus tak menuntaskan persyaratannya akan digugurkan dari caleg,” ancam Ketua KPU Malut Muliadi Tutupoho di Ternate, Sabtu (27/7).

Oleh karena itu, lanjut Muliadi, KPU Malut tetap konsisten menerapkan aturan, bila ke-6 anggota DPRD Malut ini tak serius menyelesaikan persyaratan untuk mundur dari DPRD, pasti tak diakomodir menjadi caleg pada pemilu 2014 mendatang.

Menurut dia, ada sejumlah anggota DPRD Malut yang baru saja memasukkan surat keterangan mengenai pemberhentian yang dikeluarkan oleh Sekretaris DPRD, apa bila persyaratan itu tak dimasukkan dalam berkas pencalegan, artinya akan digugurkan.

Ia mengatakan, KPU Malut sangat membutuhkan keterangan dari DPRD mengenai status anggota DPRD aktif yang pindah partai, karena sesuai ketentuan angota DPRD yang pindah partai harus mundur sebagai anggota DPRD.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Malut Abubakar Abdullah ketika dihubungi secara terpisah mengatakan, sampai saat ini baru memproses surat pemberhentian empat anggota DPRD, sementara enam anggota DPRD aktif lainnya hingga kini belum diproses.

“Memang ada enam anggota DPRD Malut aktif yang partai asalnya tidak mau memproses pemberhentian anggota DPRD tersebut,” katanya.

Sehingga, kata Abubakar, saat ini pimpinan DPRD akan melakukan upaya klarifikasi ke Mendagri agar nasib enam anggota DPRD Malut yang masih aktif ini tidak diproses Pergantian Antar Waktu (PAW) dari partai asal dan bisa mengikuti pemilu legislative 2014 mendatang. (MARD/Ant)