Harga Tiket Kapal di Pelabuhan Pangkalbalam Naik

Foto : sppi2priok.org

Pangkalpinang, Sayangi.com – Tarif tiket kapal penumpang di Pelabuhan Pangkalbalam, Provinsi Bangka Belitung (Babel) naik terhitung mulai H-15 hingga H+7 Idul Fitri 1434 Hijriyah.

“Selama arus mudik Lebaran tarif tiket kapal penumpang jenis Ro-ro rute Pelabuhan Pangkalbalam tujuan Tanjung Priok (Jakarta) naik menjadi Rp250 ribu per orang dari sebelumnya Rp175 ribu,” kata Kasi Lalu Lintas Kapal Adpel Pangkalbalam Choyriah Bari di Pangkalpinang, Sabtu (27/7).

Demikian juga tarif tiket kapal rute Pangkalbalam tujuan Pelabuhan Tanjungpandan (Belitung) naik sebesar 15 persen dari tarif normal.

Tarif normal tiket kapal penumpang tujuan Belitung, kelas VIP Rp200 ribu per penumpang, eksekutif Rp165 ribu dan kelas ekonomi Rp140 ribu per penumpang.

“Kenaikan tarif ini karena meningkatnya calon penumpang kapal dan sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang kapal selama mudik Lebaran pihaknya telah menyediakan tujuh unit kapal penumpang yaitu KM Salvia, Srikandi, Sahabat, Ravelia, BJL 1, Sawita dan KM Sadai dengan rute Pelabuhan Pangkalbalam – Tanjung Priok dengan kapasitas penumpang berkisar 500 hingga 700 orang per kapal.

Kemudian juga dua unit kapal penumpang jenis kapal cepat Ekpres Bahari jenis 9B dan 9C dengan rute Pelabuhan Pangkalbalam – Tanjung Pandan dengan kapasitas penumpang berkisar 350 hingga 400 orang penumpang per kapal.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan laporan atau keluhan soal kenaikan tarif dari calon penumpang kapal yang akan berlebaran ke kampung halamannya,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini calon penumpang kapal laut hanya didominasi pekerja pabrik, perkebunan dan masyarakat yang berekonomi menengah ke bawah karena harga tiket kapal lebih murah dibanding harga tiket pesawat udara,” ujarnya.

Ia mengatakan, keberangkatan kapal penumpang rute Pelabuhan Pangkalbalam – Jakarta sampai saat ini lancar karena perairan Bangka Belitung – Jawa cukup aman untuk pelayaran kapal penumpang.

“Sampai saat ini belum ada penundaan jadwal keberangkatan kapal yang disebabkan cuaca buruk,” ujarnya. (MARD/Ant)